Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBencana AlamBeritaPeristiwaSocial Media

Diduga Drainase Proyek PLTU Buruk, Jadi Pemicu Jalan Suralaya – Merak Terendam Banjir

135
×

Diduga Drainase Proyek PLTU Buruk, Jadi Pemicu Jalan Suralaya – Merak Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini

Dugaan kuat proyek PLTU jadi pemicu banjir diwilayah tersebut, drainase yang tidak berfungsi normal

Caption foto : Pos Jaga Gerbang Utama Polairud Polda Banten, digenangi air setinggi paha orang dewasa.
Caption foto : Pos Jaga Gerbang Utama Polairud Polda Banten, digenangi air setinggi paha orang dewasa.

Triberita.com, Cilegon – Banjir merendam kawasan Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten. Sejumlah sepeda motor milik warga terlihat diparkirkan di lokasi yang lebih tinggi.

Genangan air setinggi paha orang dewasa, terjadi akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak dinihari, Selasa (17/1/2023) subuh.

Ganangan air selain membuat arus lalulintas dari Suralaya menuju Merak – Cilegon, dan sebaliknya tersendat, dan sempat macet parah. Genangan air juga mengakibatkan aktifitas di kawasan proyek PLTU 9-10 Suralaya, mengalami hambatan.

Menurut Dedi, warga sekitar lokasi banjir, banjir parah menggenangi hingga ke Jalan Raya Suralaya – Merak ini, adalah kejadian kali pertama. Dan kemungkinan akibat drainase di kawasan proyek baru PLTU Suralaya yang buruk.

“Saya tinggal disini dan hampir setiap hari melintas dijalan ini (baca : Jalan raya Suralaya – Merak) sejak tahun 2000 an, disini belum pernah ada banjir separah ini. Kalau banjir yang kecil sering saat hujan. Selesai hujan, langsung susut airnya,” jelasnya.

 

Ditambahkan Dedi, tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir ini. Warga hanya antisipasi saja, menaikkan barang yang ada di rumah ke tempat yang lebih tinggi.

“Kemungkinan, dugaan saya, banjir parah ini disebabkan buruknya atau kemungkinan, belum ada saluran didalam proyek baru pengerjaan PLTU Suralaya, sehingga terjadi penyumbatan air dari perbukitan menuju laut,”ujar Dedi warga Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

“Jalan raya ini tidak jauh dari laut. Proyek baru PLTU Suralaya lokasinya persis dipinggir laut. Kemungkinan banjir ini sumbernya dari dalam area pembangkit listrik Jawa-Bali ini, akibat saluran air yang buruk,”Dedi menambahkan.

Baca Juga :  Antisipasi Kasus Penculikan Anak, Polda Banten Punya Trik Jitu, Simak Ulasannya

Dalam video yang beredar, Selasa (17/1/2023), air tampak menggenangi area proyek. Bahkan pintu masuk perusahaan menuju lokasi proyek baru pengerjaan PLTU Suralaya, tak bisa dilalui karena air menggenangi cukup tinggi.

Dari pantauan, banjir juga nampak masuk dan merendam Mako Polairud Polda Banten. Akibat banjir juga membuat banyak kendaraan di area proyek terendam, dan pekerja pada proyek baru PLTU tIdak beraktivitas.

Sehubungan peristiwa banjir ini, pihak manajemen pengerjaan proyek PLTU 9-10 Suralaya, belum ada yang bisa ditemui triberita.com untuk konfirirmasi.

 

 

Penulis : Daeng Yusvin

Facebook Comments
Example 120x600