Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaNewsSocial Media

Capai Target Pajak, KPP Serang Timur Lakukan Pengintegrasian NIK menjadi NPWP

63
×

Capai Target Pajak, KPP Serang Timur Lakukan Pengintegrasian NIK menjadi NPWP

Sebarkan artikel ini

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, proses integrasi sudah berlangsung sejak 14 Juli 2022 lalu

Ilustrasi NIK dan NPWP
Ilustrasi NIK dan NPWP

Triberita.com, Serang – Dalam rangka mencapai target penerimaan pajak, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serang Timur melakukan pengintegrasian Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) per 1 Januari 2024 mendatang.

Kepala KPP Pratama Serang Timur, Budi Setiawan mengatakan, untuk saat ini pihaknya melakukan tahap sosialisasi sampai akhir tahun 2023.

”Kita harapkan, 1 Januari 2024 sudah diimplementasikan seluruhnya NIK menjadi NPWP. Untuk saat ini, baru koordinasi awal, tapi kalau masalah prosedurnya nanti akan di atur,”ujar Budi, Selasa (17/1/2023).

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, proses integrasi sudah berlangsung sejak 14 Juli 2022 lalu dan dilakukan update terhadap sistem data Wajib Pajak (WP) yang sebelumnya harus mempunyai NPWP.

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa
Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa

”Setiap orang yang punya NIK otomatis dia sudah menjadi Wajib Pajak tapi dikecualikan bagi mereka yang belum menjadi Wajib Pajak. Bagi mereka yang masih usia pendidikan, masih sekolah, fakir miskin itu yang dikecualikan walaupun yang bersangkutan menjadi Wajib Pajak,”ujar Pandji kepada wartawan usai acara sosialisasi pengintegrasian NIK jadi NPWP di Pendopo Bupati.

Turut mendampingi Asisten Daerah (Asda) II Hamdani, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Abdullah, Kepala Bapenda Muhammad Ishak Abdul Raup, dan Kepala BPKAD Sarudin.

Untuk saat ini, kata Pandji, pihak KPP Pratama Serang Timur, tengah melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah (pemda) terlebih dahulu terkait format yang harus diisi untuk mengubah dari sistem NPWP kepada NIK secara otomatis. Untuk warga yang tergolong WP dan sudah memiliki NIK maka tidak perlu lagi mengurus atau membuat NPWP.

”Walaupun mereka belum punya pendapatan akan dilakukan (dikenakan pajak) ketika ada transaksi seperti menjual tanah itu ada pajaknya. Tapi kalau tidak ada kegiatan apa-apa yang tidak kena pajak,” jelas Pandji.

Baca Juga :  Kasus Pencabulan, Anggota DPRD Pandeglang Hanya Divonis 5 Bulan Penjara

Untuk merealisasikannya, Pandji memastikan akan melakukan sosialisasi kepada OPD—OPD di lingkungan Pemkab Serang. ”Sistem ini sebelum masyarakat yang melakukan, pejabat pemda terlebih dahulu yang melakukan mengubah prosedur pengisian data perpajakannya atau NPWP ke NIK,” katanya.

Untuk diketahui, Nomor Induk Kependudukan (NIK) resmi berfungsi menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), setelah RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan ditandatangi oleh Presiden Joko Widodo (29/10) menjadi UU No. 7 tahun 2021.

Integrasi NIK dan NPWP ini akan menjadi Single Identity Number (SIN) yang membantu sinkronisasi, verifikasi, dan validasi dalam rangka pendaftaran dan perubahan data wajib pajak sekaligus untuk melengkapi database master file wajib pajak.

Nantinya Ditjen Pajak akan memiliki akses terhadap data dan informasi yang berkaitan dengan pelaporan pajak seperti kegiatan usaha, peredaran pajak, penghasilan/kekayaan, transaksi keuangan, lalu lintas devisa, kartu kredit, serta laporan keuangan/kegiatan usaha dari pihak ketiga.

Adanya integrasi ini diharapkan mampu meningkat tax ratio karena mampu mendorong kepatuhan pajak dengan sistem self-assessment. Melalui integrasi ini, wajib pajak akan makin sulit untuk memalsukan nominal pajak.

Mengutip dari Sri Mulyani, integrasi NIK dan NPWP ini merupakan bagian dari reformasi perpajakan dan diprediksi akan selesai dalam 2024, hal ini dikarenakan setiap penduduk Indonesia memiliki 40 nomor identitas berbeda yang tersebar di berbagai lembaga dan instansi.

Tidak hanya itu, di lapangan sering ditemukan pula NIK fiktif dan ganda yang menghambat proses integrasi.

 

 

Penulis : Daeng Yusvin

Facebook Comments
Example 120x600