Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaOlahraga

Handayani Atlet Asal Cilegon Peraih Emas Di Paragames 2025 Thailand, Pulang Kampung Disambut Wali Kota dan Dikunjungi Gubernur

342
×

Handayani Atlet Asal Cilegon Peraih Emas Di Paragames 2025 Thailand, Pulang Kampung Disambut Wali Kota dan Dikunjungi Gubernur

Sebarkan artikel ini
Handayani, atlet paralimpik peraih medali emas kejuaraan tingkat International Paragames 2025-2026 Thailand saat bersama Wali Kota Cilegon Robinsar, pada hari Kamis tanggal 29 Januari 2026. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Cilegon Banten – Handayani, atlet paralimpik peraih medali emas kejuaraan tingkat International Paragames 2025-2026 Thailand, akhirnya pulang dan tiba di Kampung halamannya, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Kamis (29/1/2026).

Handayani peraih medali emas pada Cabor Boccia, sebelum pulang ke rumah di Link Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Provinsi Banten, menyempatkan bersilaturahmi ke Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, dan ditemui langsung oleh Robinsar.

“Saya sungguh bangga dan terharu melihat perjuangan Handayani yang asli wong Cilegon pada event Paragames Thailand 2026. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Cilegon untuk terus berprestasi, ” kata Wali Kota Cilegon, Robinsar.

Pada kesempatan itu, Handayani mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih kasih atas support dari Pemkot Cilegon. Ia juga berpesan agar jangan putus asa dan tetap semangat.

Gubernur Banten, Andra Soni bersama istri saat berkunjung kerumah Handayani, di Link Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada hari Kamis tanggal 29 Januari 2026. (Foto : Daeng Yusvin)

“Semoga dapat mengikuti jejak saya dan akan muncul Handayani Handayani lainnya, yang dapat mengharumkan Kota Cilegon, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara Ketua NPCI Kota Cilegon, Bambang Mintarso yang juga turut hadir bersama Handayani mengatakan, Handayani merupakan satu-satunya atlet Kota Cilegon, yang tergabung dan membela Indonesia.

“Satu-satunya atlet asal Kota Cilegon, Provinsi Banten yang tergabung di Pelatnas. Dan terpilih untuk membela Indonesia pada kejuaraan Paragames Thailand 2026. Harapan kami, akan banyak atlet paralimpik yang bisa berprestasi dan meraih medali, baik tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Bambang.

Hadir pula pada kesempatan itu, Kadisporapar Cilegon, Sakti Kasiman, Ketua NPCI Banten, Yoyo, pengurus NPCI Cilegon serta pengurus NPCI Banten.

Setelah bersilaturahmi dengan Wali Kota Cilegon, setiba dirumahnya di Link Temu Putih RT04/RW002, sekitar pukul 18.45 WIB, Handayani menerima kunjungan rombongan pejabat Banten yang terdiri dari Gubernur Banten, Andra Soni bersama istri, Kadispora Banten, Ahmad Syaukani serta sejumlah pejabat lainnya datang berkunjung ke rumah Handayani.

Baca Juga :  Jaga Kerukunan Umat Beragama, Gubernur Banten: Forum Diskusi dan Komunikasi Harus Digiatkan

“Mewakili masyarakat Banten, saya ingin mengucapkan selamat. Dimana dengan segala keterbatasannya, Handayani mampu membantu meraih medali untuk Indonesia,” ujar Andra Soni.

Ia mengatakan, Handayani saat ini menempati peringkat 4 dunia cabor Boccia. Dimana untuk menjaga posisi ini, Handayani akan bertanding ke Jepang.

“Jadi, posisi ini akan dipertahankan dengan catatan harus mengikuti kejuaraan tingkat Asia, di Nagoya Jepang. Dengan target lolos di tingkat Asia, Handayani berpeluang ke tingkat Dunia,” terang Andra Soni.

“Kita doakan bersama, semoga cita-cita tercapai dan sukses. Dukungan dari Pemprov Banten, karena selama ini di Kelola oleh NPCI Banten. Kami sebagai warga Banten, tentu saja bangga dan berharap bisa terus berprestasi,” sambung Andra Soni.

Sebelumnya, disampaikan pelatih Handayani, Ahmad Kunaefi, mengaku bersyukur. Dimana anak didiknya berhasil menorehkan medali emas pada kejuaran event Paragames Thailand 2026

“Yang pertama, kami bersyukur atas capaian atlet kami, Handayani. Dimana raihan medali emas ini, juga berkat doa dari seluruh masyarakat Banten, khusus Kota Cilegon, para pengurus, pemerintah yang selalu support kepada NPCI Cilegon,” katanya.

Ia menceritakan, asal muasal Handayani bisa berprestasi. Dimana, sebelumnya cabor yang digelutinya adalah catur.

“Dulu itu Handayani atlet Catur. Kemudian saya melihat ada potensi yang bagus, yakni mentalnya terasah dan tenang. Maka saya tawari untuk pindah cabor, karena ada persaingan yang cukup berat,”ujarnya.

Gayung bersambut, Handayani mau pindah cabor dan serius melakukan Latihan di Boccia sampai dengan sekarang.

“Berbagai event tingkat internasional telah diikuti. Berbagai raihan medali juga didapat pada saat berpasangan. Di Peparnas Papua juga dapat medali, di Solo alhamdullilah dapat,” terangnya.

Ia menuturkan, Handayani hampir saja ikut serta dalam kejuaraan dunia Paralimpiade di Paris Perancis, tahun 2024.

Baca Juga :  Jalankan Amanat Presiden Prabowo, Wali Kota Cilegon Robinsar Setuju Kepala Daerah Pelayan Rakyat

“Namun dalam penghitungan poin, kurang. Sehingga tertunda untuk ikut serta dalam kejuaraan dunia. Kini target kami Handayani harus ikut dalam Paralimpiade di Los Angeles (LA) tahun 2028,”ucap Ahmad Kunaefi.

Ahmad Kunaefi mengatakan, usai Paragames Thailand, Handayani akan mengikuti berbagai kejuaraan level dunia untuk mengumpulkan poin.

“Minta doanya saja, supaya dapat mengharumkan nama Banten, khususnya Kota Cilegon,” ujar Ahmad Kunaefi.

Facebook Comments