Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaNewsPeristiwa

Suap Oknum Pimpinan Dewan Kabupaten Bekasi, Kontraktor RS Dijebloskan ke Penjara

177
×

Suap Oknum Pimpinan Dewan Kabupaten Bekasi, Kontraktor RS Dijebloskan ke Penjara

Sebarkan artikel ini

Triberita.com | Kabupaten Bekasi,-Drama pelarian selama dua bulan akhirnya terkuak, oknum kontraktor berinisal RS dijebloskan ke penjara terkait kasus dugaan gratifikasi (suap) terhadap oknum pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi inisial SL, pada Selasa (31/10).

Muka kusam lesu terlihat diraut wajah RS, sesekali ia menunduk usai keluar dari ruang pemeriksaan Kejari dengan tangan di apit dua petugas, RS tampak  mengenakan baju rompi tahanan berwarna merah muda dibalut pakaian batik berhijab.

Tanpa banyak basa basi, RS terlihat acuh saat awak media mencoba melontarkan pertanyaan, kemudian ia langsung bergegas menuju mobil berwarna hitam yang sudah siap menjemput RS menuju tahanan Lapas Cikarang.

Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga, kata khiasan tersebut pantas disematkan kepada RS, pasalnya, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi berhasil mengendus tempat persembunyian dan meringkus RS dikediaman kerabatnya di bilangan Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (30/10) sekira pukul 22.00 WIB malam.

Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas mengatakan, tim penyidik Kejari melakukan penjemputan paksa terhadap RS, lantaran sudah mangkir dari panggilan sebanyak enam kali.

Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas (tengah) saat memberikan keterangan penangkapan RS oknum kontraktor pemberi suap terhadap oknum pimpinan DPRD KAbupaten BEkasi inisial SL (foto: istimewa)
Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas (tengah) saat memberikan keterangan penangkapan RS oknum kontraktor pemberi suap terhadap oknum pimpinan DPRD KAbupaten BEkasi inisial SL (foto: istimewa)

RS pun tiba di kantor Kejari sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, kemudian tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap RS secara maraton sebagai saksi pada Selasa (3 1/10) siang. RS dibredel pertanyaan terkait kasus suap oknum dewan.

Selepas dihadirkan sebagai saksi dan menjalani serangkaian pemeriksaan, status RS akhirnya dinaikkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana gratifikasi (suap).

“Alhamdulillah, berkat bantuan rekan-rekan kami, kemarin jam 10 malam yang bersangkutan kita temukan posisinya dan kita bawa ke kantor Kejari Kabupaten Bekasi, RS sudah dilakukan pemanggilan 6 kali dan selalu mangkir,” kata Ricky kepada wartawan, Selasa (31/10) malam.

Baca Juga :  Dijemput Paksa, Kejari Tetapkan RS Pemberi Suap Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Jadi Tersangka

Ricky menyebut, tim penyidik bersama jaksa melakukan ekspose dan sependapat yang bersangkutan statusnya kami naikkan dari saksi menjadi tersangka per hari ini.

“RS kami ditetapkan sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terhadap RS selama 20 hari ke depan di Lapas Cikarang, Pasir Tanjung, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,” sebutnya.

Dijelaskannya kembali, karena alasan subjektif dan objektif sebagaimana ketentuan Pasal 21 KUHAP, salah satunya ancaman pidana di atas lima tahun, kekhawatiran melarikan diri, dan penghilangan barang bukti.

“Yang bersangkutan kita lakukan penahanan, RS disangka melanggar Pasal 5 juncto Pasal 12 juncto Pasal 11 UU Tipikor dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tandasnya.

Facebook Comments
Example 120x600