Scroll untuk baca artikel
Bola & SportsBanten RayaInternasionalNasional

Pasca FIFA Batalkan Drawing di Bali, Dua Generasi Terancam Gagal Tampil di Piala Dunia U-20

67
×

Pasca FIFA Batalkan Drawing di Bali, Dua Generasi Terancam Gagal Tampil di Piala Dunia U-20

Sebarkan artikel ini

"Mimpi Pemain Timnas U-20 Indonesia untuk Bermain di Piala Dunia U-20 2023 Hancur,"

Hokky Caraka merespon terkait terancamnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023 karena polemik Israel. (Foto: istimewah)
Hokky Caraka merespon terkait terancamnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023 karena polemik Israel. (Foto: istimewah)

Triberita.com, Serang Banten – Polemik status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 memantik pemain Timnas Indonesia U-20 ikut angkat suara.

Penyerang timnas U-20 Indonesia, Hokky Caraka, angkat bicara tentang polemik Piala Dunia U-20 2023.

Sebelumnya, ajang kedua terbesar milik FIFA ini rencananya akan digelar di Indonesia. Namun, beberapa hari terakhir FIFA melakukan tindakan yang sangat tegas.

Mereka membatalkan drawing Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar di Bali. Kurang dari sepekan, agenda yang akan digelar di Taman Werdhi Art Centre, Denpasar, ini batal.

Gagalnya agenda drawing dipastikan akan membuat semua jadwal Piala Dunia U-20 2023 mundur. Selain itu, banyak pihak menilai jika dampak yang diterima Indonesia akan sangat besar.

Paling terlihat adalah jika gagal menjadi tuan rumah maka Indonesia akan kehilangan slot di turnamen tersebut. Atas kondisi ini, Hokky Caraka memberikan komentarnya.

Skuad Timnas Indonesia U-20 (Foto: istimewah)
Skuad Timnas Indonesia U-20 (Foto: istimewah)

Bahkan, dia sangat kecewa karena skuad Garuda Nusantara sudah dilakukan sejak lama.

Menurutnya, tampil di Piala Dunia U-20 2023 adalah mimpi semua pemain timnas U-20 Indonesia.

Terancam gagal bermain di ajang tersebut maka akan mengubur mimpi semua pemain yang sudah berlatih dan berkembang sejauh ini.

“Memperjuangkan kemerdekaan negara orang lain. Tapi kalian semua menghancurkan mimpi anak bangsa. Mimpi indah kawan, sampai jumpa lagi,” tulis Hokky Caraka di laman Instagram pribadinya.

Pernyataan Hokky tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, pembentukan skuad timnas U-20 Indonesia sudah dilakukan sejak tahun 2020.

Beberapa kali TC panjang di luar negeri juga sudah digelar di bawah komando Shin Tae-yong.

Semua persiapan tersebut dilakukan untuk persiapan tampil apik di Piala Dunia U-20 2023.

Baca Juga :  Berapa Harta Kekayaan 8 Sekda Kabupaten/Kota di Banten?

Menjadi tuan rumah, Indonesia diharapkan menunjukkan penampilan apik dan bisa mendapatkan prestasi di ajang tersebut.

Sementara itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan tanggapan terkait pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023.

Menurutnya, salah satu alasan FIFA membatalkan drawing, adalah karena penolakan timnas U-20 Israel tampil di ajang tersebut.

Gubernur Bali Wayan Koster secara tegas menolak Israel untuk tampil di Bali beberapa waktu lalu.

Komunikasi dengan pemerintah Provinsi Bali sudah dilakukan tapi gagal menemukan titik temu.

“Kami (PSSI) sudah komunikasi dengan Gubernur Bali dan pemerintah Bali tetap di posisi mereka dan kami menghargai itu. Karena PSSI kan dalam posisi sebagai penyelenggara, jadi ketika dibuat seperti itu.Pertama kan menolak kehadiran, kemudian drawing hal yang sama. Jadi kita juga akhirnya susah, tidak bisa untuk meminta agar tetap di sana,” ungkap Arya.

Facebook Comments
Example 120x600