Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBencana Alam

Banjir Telan Korban Jiwa, Walikota Cilegon Helldy Agustian Panggil 6 Perusahaan

308
×

Banjir Telan Korban Jiwa, Walikota Cilegon Helldy Agustian Panggil 6 Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Walikota Cilegon Heldy Agustian (duduk kanan depan), memimpin rapat antara pemerintah dan industri membahas penanganan banjir di Kota Cilegon.(Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Cilegon Banten – Dampak dari banjir yang terjadi di Kota Cilegon, Provinsi Banten pada Sabtu (3/2/2024) lalu yang menelan korban jiwa, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian memanggil enam perusahaan.

Perusahaan yang dipanggil, diantaranya perusahaan kimia, baja, jalan tol, kereta api, dan pengelola kawasan industri. Pemanggilan dilakukan untuk membahas penanganan banjir di Kota Cilegon.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban yang hanyut terbawa arus banjir merupakan karyawan PT JEL Subcon PT HEIN Global Utama atas nama Nur Cholis (37), warga Lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Provinsi Banten, dilaporkan hilang terseret arus banjir, pada Sabtu (3/2/2024) pagi jam 08.00 WIB.

Setelah selama 24 jam dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan, korban Nur Cholis akhirnya berhasil ditemukan, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (4/2/2024) sekitar pukul 08.06 WIB. Korban ditemukan hanya berjarak kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian korban terseret arus banjir.

“Kami sudah gambarkan tadi, ternyata kejadian banjir kali ini, tidak jauh berbeda dengan kejadian banjir pada tanggal 27 Januari 2020 lalu. Dengan kejadian kemarin, setelah kami melihat secara langsung di lokasi, kita kumpulkan hari ini,” terang Helldy, Rabu (7/2/2024).

Pada rapat antara pemerintah dan industry untuk membahas penanganan banjir di Kota Cilegon itu, terungkap adanya saluran air di belakang proyek pabrik kimia untuk kepentingan lalu lintas pekerja proyek.

Selain itu, ada beberapa aliran sungai yang mengalami penyempitan, hingga air meluber ke pemukiman warga.

“Alhamdulillah banyak kesepakatan. Yang pertama, tidak ada lagi motor-motor yang lewat belakang di Lotte. Yang kedua, besok langsung action pengerukan. Yang tadi saya bilang, gorong-gorong cuma satu mau dilebarkan sesuai dengan kebutuhan, sehingga buangannya jauh lebih besar dan cepat,” ujar Heldy.

Baca Juga :  Parah! Belum Diperbaiki Juga, Ruas Jalan Sukatani Bekasi Masih Terendam Banjir

Sementara, General Manager PT Lotte Chemical Indonesia, Rudi Nurcahyo mengatakan, pihaknya bersama beberapa perusahaan bersepakat akan melakukan normalisasi sungai yang ada di sekitar kawasan industri sebagai daerah hilir.

Facebook Comments