Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Belum Sepekan Menjabat, Nama Pj Walikota Serang Dicatut Oknum Minta Uang ke OPD

414
×

Belum Sepekan Menjabat, Nama Pj Walikota Serang Dicatut Oknum Minta Uang ke OPD

Sebarkan artikel ini
Yedi Rahmat saat dilantik menjadi Pj Walikota Serang Banten, Selasa (6/12/2023).(Foto: Ist)

Triberita.com | Serang Banten – Nama Yedi Rahmat, yang baru saja dilantik menjadi Penjabat (Pj) Walikota Serang Provinsi Banten, sudah disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Oknum tersebut menggunakan nama Yedi untuk meminta uang kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang.

Yedi Rahmat dilantik oleh Pejabat Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kemendagri, sebagai Pj Wali Kota Serang, pada Selasa (6/12/2023) lalu.

Yedi Rahmat adalah Asisten Deputi Infrastruktur Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat yang menggantikan Syafrudin yang purna tugas.

Yedi diangkat berdasarkan SK nomor 100.2.1.3-6240 tahun 2023 tentang Penjabat Wali Kota Serang. SK ini mengangkat Yedi sebagai penjabat sebagaimana keputusan Menteri Dalam Negeri. Pembacaan sumpah jabatan jadi wali kota dibimbing oleh Pj Gubernur Al Muktabar.

Diketahui, modus penipuan mengatas namakan Pj Walikota Serang Yedi Rahmat itu dengan menghubungi beberapa dinas, lalu meminta uang.

Menanggapi hal itu, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat, mengaku tidak melakukan komunikasi dengan OPD atau dinas mana pun. Terlebih, hingga meminta uang.

“Di lingkungan Pemerintah Kota ada aduan terkait dengan oknum yang mengatasnamakan saya untuk meminta uang ke beberapa dinas,” ujarnya, Kamis (7/12/2023).

Yedi mengimbau, agar seluruh OPD dan masyarakat di Kota Serang, Provinsi Banten, tidak terpengaruh apabila ada pesan yang mengatasnamakan dirinya dengan meminta uang.

“Saya menghimbau, agar jajaran dinas dan masyarakat Kota Serang, bila ada pesan masuk mengatasnamakan saya untuk meminta uang, itu tidak benar atau hoaks,” tegasnya.

Yedi Rahmat menambahkan, dirinya tidak akan membawa hal ini ke jalur hukum. Sebab, hingga saat ini tidak ada korban yang memberikan uang terhadap oknum tersebut.

Baca Juga :  Pastikan Pengamanan Unjuk Rasa Tak Bawa Senjata Api, Kasat Samapta dan Personel Propam Polres Cilegon Periksa Anggota

“Jadi kita sifatnya memberitahukan, bahwa itu ada penipuan. Karena sampai saat ini belum ada yang terkena. Kita dua hari yang lalu sudah warning, bahwa ini takut ada oknum, dan benar jadi kenyataan,”terangnya.

Penuli : Daeng Yusvin

Facebook Comments