Triberita.com, Pandenglang Banten – Gempa kembali terjadi di wilayah Banten pada pagi tadi dengan kekuatan magnitudo 3,2 skala richter (SR) sekitar pukul 11.12 WIB. Pada Minggu, (16/7/2023),
Namun BMKG memastikan, tidak ada potensi tsunami.
“Info Gempa Mag:3.2, 16-Jul-23 11:12:35 WIB,” cuit, BMKG melalui akun twiter @bmkgwiayah2.
Menurut BMKG titik gempa berada di koordinat 6.88 LS – 105.22 BT sekitar 46 kilometer Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. Adapun kedalaman gempa 9 kilometer berada di laut.
Hasil analisis BMKG, hingga saat ini atas gempa tersebut belum menerima info kerusakan maupun korban. Meski demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar waspada terjadi gempa susulan.
Gelombang tinggi
Sementara itu, badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Kota Serang mengeluarkan peringatan dini untuk diwaspadai masyarakat terkait potensi gelombang laut tinggi hingga mencapai empat meter.
Gelombang tinggi tersebut berpeluang terjadi khususnya di perairan selatan Banten dan Selat Sunda bagian selatan.
Sebagaimana disampaikan BMKG Kota Serang melalui akun instagram resminya @bmkgkotaserang menyatakan, bahwa peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku sejak 16 Juli 2023 pukul 07.00 WIB hingga 17 Juli 2023 pukul 07.00 WIB.
Menurut BMKG, potensi gelombang tinggi di kisaran 2.5 – 4.0 meter berpotensi terjadi di Selat Sunda bagian Selatan Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Banten.
Karena itu, BMKG pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada serta memperhatikan risiko tinggi keselamatan, seperti pelayaran menggunakan jenis perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry.
Sementara di perairan Selat Sunda bagian utara berpotensi gelombang di kisaran 0.50 – 1.25 meter.
“Kondisi ini aman untuk keselamatan jenis perahu nelayan, tongkang, kapal ferry, kapal kargo dan kapal pesiar,” ungkap, BMKG.
















