Triberita.com | Kabupaten Bekasi,-Kebakaran hebat melanda sebuah lapak kayu (palet) milik Iwan (50), warga Kampung Asem RT02/RW03, Desa Rengasbandung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu (01/10/2023).
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 20.45 WIB malam tadi, terlihat dalam video yang beredar luas, kobaran api diiringi kepulan asap pekat hitam membumbung tinggi kelangit. Warga yang panik karena api cepat membesar dan nyaris membakar bangunan lain.
Komandan Pleton Damkar Kabupaten Bekasi, Salimi mengatakan, pihaknya langsung terjun kelokasi usai mendapatkan informasi dari masyarakat. Enam unit mobil damkar gabungan dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
“Kami langsung mengerahkan 6 unit Damkar, dari Pemda Kabupaten Bekasi, 3 Mako Cibitung, 3 Cikarang Timur dan 1 Unit tambahan dari Karawang,” kata Salimi kepada kantor triberita.com Minggu malam.
Ia menyebut, pihaknya sedikit mengalami kendala saat melakukan pemadaman api, pasalnya banyak dari masyarakat yang ingin melihat langsung kebakaran tersebut.
“Kami kesulitan saat masuk ke TKP karena banyak warga yang menonton jadi mobil sedikit terhambat, yang terbakar itu satu lapak paled terbuat dari kayu jadi api mudah membakar itu juga menjadi kendala kamu,” sebutnya.
Untuk luas obyek yang terbakar, kata dia, sekitar kurang lebih 800 meter, tiupan angin dan musim kemarau (kurangnya sumber air dilokasi) yang memudahkan api mudah membakar, nyaris menimpa bangunan lain.
“Warga yang ingin membantu memadamkan api kesulitan karena tidak ada sumber air. Kalau kamu Damkar sendiri untuk air Alhamdulillah tidak kesulitan, saat ini masih proses pemadaman api,” jelasnya.
Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut hanya kerugian materil. Petugas juga belum bisa memastikan sumber api berasal dari mana.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerugian masih kita data, untuk pemicu api kita belum bisa pastikan karena kata warga juga dibelakang ada tempat pembakaran sampah nanti kita cek dulu,” bebernya.
“Kami menghimbau kepada masyarakat, tadi juga kita sampaikan kepada RT/RW setempat dimusim kemarau seperti sekarang ini warga dilarang membakar sampah tanpa pengawasan, yang ditakutkan menyambar kebangunan lain,” tandasnya.

















