Triberita.com | Subang – Kehadiran Camat Purwadadi, Kabupaten Subang, Andri Darmawan di kantor menjadi sorotan belakangan ini. Sejumlah staf di lingkungan Kantor Kecamatan Purwadadi menyebut bahwa Camat Andri Darmawan sudah beberapa hari terakhir jarang terlihat masuk kantor.
Isu mengenai ketidakhadiran Camat Andri ini pertama kali mencuat dari pengamatan para staf internal. Salah seorang staf, Dede Hartoyo, membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi.
”Iya pak, pak Camat jarang masuk kantor,” ujar Dede Hartoyo.
“Saya jarang lihat pak camat masuk kantor.” imbuhnya
Dugaan Kesibukan Lapangan Terkait Pembebasan Tanah
Di sisi lain, informasi yang beredar di luar lingkungan kantor menyebutkan adanya kemungkinan alasan di balik jarangnya Camat Andri Darmawan hadir di kantor.
Sumber informasi tersebut mengklaim bahwa saat ini Camat Purwadadi sedang disibukkan oleh tugas-tugas di lapangan.
Disebutkan bahwa kesibukan tersebut berhubungan dengan proses pembebasan tanah yang sedang berlangsung di wilayah kerjanya, yang diduga menjadi alasan utama minimnya kehadiran fisik Camat di kantor Kecamatan.
Belum Beri Jawaban saat Dikonfirmasi
Untuk mendapatkan keterangan resmi dan menyeimbangkan informasi, Triberita.com telah berupaya melakukan konfirmasi via TLP dan chat whatsapp langsung kepada Camat Purwadadi, Andri Darmawan.
Namun, hingga berita ini disusun, Camat Andri belum memberikan tanggapan atau jawaban terkait isu jarangnya ia masuk kantor dan klarifikasi mengenai dugaan kesibukan pembebasan tanah.
Situasi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat dan pegawai kantor kecamatan mengenai efektivitas pelayanan publik jika pimpinan jarang berada di tempat.
Publik menantikan konfirmasi dan penjelasan resmi dari Camat Purwadadi atau pihak berwenang di Kabupaten Subang terkait situasi ini.
Sekilas kabar Pembebasan dan Persoalan Tanah di Purwadadi
Kabar utama di Kecamatan Purwadadi dan sekitarnya mengenai isu pembebasan tanah yang berhubungan proyek strategis Nasional, yakni Proyek Strategis Nasional (Akses Tol Patimban)
Kecamatan Purwadadi adalah salah satu wilayah yang dilintasi oleh proyek strategis, yaitu Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban yang menghubungkan pelabuhan tersebut ke Tol Cipali.
Lokasi Terdampak: Desa-desa di Kecamatan Purwadadi, seperti Pasirbungur, Rancamahi, dan Panyingkiran, termasuk dalam daftar wilayah yang lahannya harus dibebaskan untuk proyek tol ini.
Pembebasan lahan untuk proyek tol tersebut mencakup ribuan bidang tanah di beberapa kecamatan di Subang, termasuk Purwadadi. Proses ini seringkali sangat intensif di lapangan dan membutuhkan koordinasi tingkat kecamatan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan tim pengadaan tanah.

















