Scroll untuk baca artikel
Banten RayaCuranmorKriminal

Curi Sepeda Motor Pedagang Pisang, Residivis Curanmor di Serang BantenTewas Dikeroyok Massa

334
×

Curi Sepeda Motor Pedagang Pisang, Residivis Curanmor di Serang BantenTewas Dikeroyok Massa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pelaku curanmor dikeroyok massa.(Foto: Istimewa)

Triberita.cim | Serang Banten – Seorang res.idivis pelaku pencurian sepeda motor bernama Rifal (32), warga Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tewas dikeroyok massa (kormas).

Pelaku sebelumnya nekad menyerang korbannya bernama Suhanda, seorang pedagang pisang di Pasar Banjarsari, Kecamatan Cikande, menggunakan papan kayu. Ketika sedang melakukan aksi pencurian sepeda motor Honda Beat POP milik Suhanda (55), pada Kamis (5/9/2024) aksinya diketahui warga.

Rifal yang diketahui sebagai residivis kasus pencurian ini, tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat akibat kondisi luka lebam di sekujur tubuh.

Untuk proses pemeriksaan medis lebih lanjut, jasad korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Banten, di Kota Serang.

Menurut keterangan Suhanda (55), warga Kampung Cibeureum, Desa dan Kecamatan Cikande, usai berjualan pisang di Pasar Banjarsari, berniat pulang. Namun dirinya menyempatkan untuk membeli ikan asin di dalam pasar.

“Sebelum pulang ke rumah, saya belanja ikan asin dulu. Sementara barang lainnya saya titipkan pada Sulastri (35) anak saya yang berjualan tapai singkong tidak jauh dari tempat parkir,” terang Suhanda.

Pada saat sedang berjualan, Sulastri melihat motor Honda Beat POP milik orang tuanya yang ada di areal parkir, dibawa oleh orang yang tidak dikenal. Seketika Sulastri meneriaki maling.

“Itu motor bapak saya, itu motor bapak saya. Dan anak saya seketika meneriaki maling,” kata Suhanda meniru teriakan anaknya saat melihat motor ada yang mencuri.

Mendengar teriakan itu, pedagang maupun pengunjung pasar kontan mengejar untuk menangkap pelaku. Secara kebetulan pada saat kabur, motor yang dibawa pelaku terhalang oleh kendaraan truk yang mengangkut hebel.

“Warga langsung mengepung dan pelaku tidak bisa kabur. Pada saat itu, pelaku mengambil papan kayu dan mencoba menyerang hingga menyulut kemarahan warga,” ucap Suhanda.

Baca Juga :  Wacana Penghapusan, Pemprov Bakal Kelabakan Jika Tidak Ada Honorer

Personil Polsek Cikande yang mendapat laporan, segera mendatangi lokasi kejadian. Melihat kondisi pelaku yang terluka parah, petugas segera membawa ke rumah sakit terdekat, namun meninggal dunia dalam perjalanan.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa pencurian yang menewaskan pria diduga sebagai pelaku curanmor.

Dari keterangan yang didapat, kata Kapolres, warga tersulut emosi karena pelaku menyerang menggunakan papan kayu.

“Pelaku diketahui sebagai residivis kasus pencurian. Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan 2 buah kunci T,” kata Condro Sasongko.

Facebook Comments