Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Dekranasda Banten Raih Stan Terbaik di Inacraft 2025

138
×

Dekranasda Banten Raih Stan Terbaik di Inacraft 2025

Sebarkan artikel ini
Di ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Oktober 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten dinobatkan sebagai yang terbaik untuk kategori Dinas-BUMN. (Foto : Diskominfo Banten)

Triberita.com | Serang Banten – Stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten berhasil mencuri perhatian pada ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Oktober 2025 di Jakarta Convention Center (JCC).

Stan ini, dinobatkan sebagai yang terbaik untuk kategori Dinas-BUMN berkat tampilan produk lokal khas Banten yang kreatif dan bernilai tinggi.

Pada Inacraft 2025 kali ini, Dekranasda Provinsi Banten menampilkan berbagai produk unggulan, seperti wastra Banten, produk fesyen berbahan tenun Baduy, rajutan, sulaman, batu akik, dan lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, setelah melalui proses penilaian secara objektif, stan Provinsi Banten berhasil terpilih sebagai stand terbaik untuk kategori Dinas-BUMN.

Tidak hanya meraih penghargaan, stan Dekranasda Provinsi Banten, juga mencatat nilai transaksi yang cukup besar selama lima hari pelaksanaan Inacraft 2025.

“Nilai total transaksi dari IKM yang berpartisipasi di stan Dekranasda Provinsi Banten, sejak tanggal 2 hingga 5 Oktiber 2025 di ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Oktober 2025, mencapai Rp 651 juta,” ujar Babar Suharso, Sabtu (11/10/2025).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dekranasda, terus melakukan pembinaan dan pelatihan berkelanjutan. Termasuk memberikan dukungan permodalan bagi para perajin.

Selain itu, Dekranasda, juga melibatkan generasi muda untuk menekuni industri kerajinan.

Ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran, agar partisipasi generasi muda semakin meningkat serta produk UMKM mampu bersaing di pasar ekspor.

Melalui ajang Inacraft Oktober 2025 ini, Provinsi Banten berharap, kegiatan tersebut menjadi tolok ukur pengembangan kerajinan lokal yang berkelanjutan.

Dengan pembinaan, pelatihan, serta dukungan dari berbagai pihak, UMKM Banten, diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga :  Di Pandeglang Banten, Tulang Belulang Manusia Ditemukan Pencari Rumput

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Provinsi Banten selaku Sekretaris Dekranasda menambahkan, bahwa Tampilan Stand dan Display Produk khas Banten memiliki daya tarik dan peminat tersendiri.

Sehingga, pada setiap kesempatan ajang pameran di beberapa kota besar pada event sebelumnya, seperti di Medan, Solo, Balikpapan, dan Jakarta, banyak yg mengunjungi dan membeli, bahkan melakukan pemesanan untuk dikirim, sehingga setiap pameran omzet penjualan meraup rupiah yang cukup besar.

“Hal ini, sangat memberi semangat dan inspirasi bagi para pelaku usaha kerajinan dan industri kreatif di Provinsi Banten,” ucapnya.

Saat pembukaan Inacraft 2025, pada Kamis (2/10/2025) lalu, Ketua Dekranasda Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan, pihaknya menampilkan produk kerajinan unggulan.

Adapun produk unggulan yang ditampilkan, seperti wastra Banten berupa produk fesyen berbahan tenun Baduy, rajutan, sulaman, batu akik, dan lain sebagainya.

Menurutnya, kualitas produk kerajinan Banten, sudah cukup baik dan layak untuk pasar ekspor.

“Setiap produk yang dipamerkan sudah melalui kurasi dari Dekranas, sehingga memiliki kualitas tinggi,” ungkap Tinawati.

Untuk itu, kata Tinawati, Dekranasda Provinsi Banten terus melakukan pembinaan dan pelatihan berkelanjutan, termasuk dukungan permodalan bagi para perajin.

Selain itu, Dekranasda Provinsi Banten, juga melibatkan generasi muda untuk menekuni industri kerajinan sejalan dengan arahan Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran, agar partisipasi generasi muda semakin meningkat serta produk UMKM mampu bersaing di pasar ekspor.

“Semoga ajang seperti ini bisa terus berlanjut dan memberi manfaat besar, bukan hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas,” papar Tinawati.

Penulis : Daeng Yusvin

Facebook Comments