Triberita.com | Serang Banten – Hari ini, Senin (28/4/2025), Detasemen Militer (Denpom) III/4 Serang menggelar pra rekonstruksi kasus pengeroyokan di Jalan Veteran, Kota Serang, Provinsi Banten, yang mengakibatkan, korban Fahrul Abdilah (FA) meninggal dunia.
Diketahui sebelumnya, saat itu korban FA sedang nongkrong dengan teman temannya di dekat bank BJB Alun-Alun Kota Serang.
FA sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Banten selama empat hari, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia, pada Jumat (18/4/2025), akibat luka berat yang dialami dalam pengeroyokan tersebut.
Dalam pra rekontruksi, para tersangka Pratu MI, Pratu FS, serta dua tersangka warga sipil JH dan MS, tampak dihadirkan menggunakan baju berwarna kuning dan oranye. Juga mobil para tersangka dan mobil milik teman korban juga digunakan dalam pra rekontruksi.
Keluarga Fahrul, dan korban pemukulan di Kontrakan 27 Kecamatan Cipocok, juga hadir di lokasi. Mereka menyaksikan reka adegan para tersangka melakukan pengeroyokan pada 15 April 2025 lalu.
Komandan Korem (Danrem) 064 Maulana Yusuf Brigjen TNI Andrian Susanto pada konferensi pers, Senin (21/4/2025) lalu sempat mengatakan penanganan kasus ini akan digelar secara transparan.
“Saya selaku Danrem tentunya perlu mempertegas bahwa kami akan memeriksa secara cepat, transparan, komprehensif agar kejadian ini betul-betul sesuai yang diharapkan (penindakan hukum secara tegas) secara terang benderang. Anggota TNI yang terlibat akan mendapatkan hukum sesuai yang sudah ditentukan,” kata Andrian kepada wartawan.
















