Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaNews

Gelar Operasi Keselamatan, Polisi Berikan Surat Teguran ke Pelanggar di Bekasi

72
×

Gelar Operasi Keselamatan, Polisi Berikan Surat Teguran ke Pelanggar di Bekasi

Sebarkan artikel ini
Polres Metro Bekasi Kota melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP Kota Bekasi. menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2023.
Polres Metro Bekasi Kota melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP Kota Bekasi. menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2023.

Triberita.com, Kota Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2023. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada Selasa (7/2/2023) hingga Senin (20/2/2023) mendatang.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, Operasi tersebut melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP Kota Bekasi.

“Melibatkan kurang lebih 100 persinel gabungan yang mana operasi ini akan berlangsung selama 14 hari,” katanya kepada wartawan, Selasa (7/2/2023).

Dia menjelaskan, kegiatan Operasi Keselamatan Jaya digelar karena meningkatnya angka kecelakaan dan kurangnya masyarakat menerapkan budaya tertib lalulintas.

“Angka kecelakaan tahun 2022 dibandingkan 2021 ini meningkat 20,9 persen, artinya penyebab kecelakaan lalulintas paling dominan adalah pelanggaran atau human eror,” jelas Rama.

Rama juga menyebut, pihaknya akan berfokus di empat titik yakni di Jalan Ahmad Yani, Jalan IR H Juanda, Jalan Sersan Aswan dan Terminal Induk Kota Bekasi.

“Sasaran termasuk pengendara baik roda dua, roda empat, roda enam, kita gelar empat titik. Nanti dinamikanya kita lihat dimana titik-titik yang rawan khusunya empat prioritas itu,” jelasnya.

Untuk pengendara yang melanggar, pihaknya akan memberikan teguran secara humanis, persuasif dan juga himbauan. Namun, pihaknya juga akan memberikan surat teguran jika masyarakat membahayakan diri sendiri dan orang lain saat berkendara.

“Kta sudah siapkan berupa semacam surat tilang tetapi tidak dilakukan penyitaan terhadap bukti surat maupun kendaraan (SIM dan STNK) hanya semacam teguran, ini semacam mengingatkan saja kepada pelanggar, agar kedepan lebih tertib berlalulintas lagi,” katanya.

Rama menambahkan, surat teguran diberikan karena belum tersedinya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Kota Bekasi.

Penulis : Khoirulloh

Baca Juga :  Surya Paloh Temui AHY, untuk Matangkan Koalisi Perubahan

Editor : Khari Riyan Jaya

Facebook Comments
Example 120x600