Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

GSJA Anugerah Serang Peringati Jumat Agung dan Sambut Paskah Dengan Membasuh Kaki Jemaat

290
×

GSJA Anugerah Serang Peringati Jumat Agung dan Sambut Paskah Dengan Membasuh Kaki Jemaat

Sebarkan artikel ini
Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Anugerah Serang, Provinsi Banten, menggadakan ibadah Jumat Agung dan Paskah dengan tema "Bersama Keluargaku Melayani Tuhan", dipimpin oleh Pendeta Herri LS Engka, MTh,MPd. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Momen bersejarah umat Kristiani atas pengorbanan Yesus Kristus yang wafat di kayu Salib, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Anugerah Serang, Provinsi Banten, menggadakan ibadah Jumat Agung dan Paskah selama 2 hari, pada 18-19 April di Vila Batu Kuwung, Serang Banten.

Sebelum prosesi ibadah berlangsung, suasana semarak diawali dengan berbagai permainan kuis, doorprize, serta renang yang diikuti anak anak hingga kalangan jemat orang dewasa.

Pembukaan ibadah berjalan sore hari mulai pukul 18.00 WIB, dengan susana penuh hikmah bersama 4 orang worship leader (WL) dalam membawakan pujian dan penyembahan.

Khotbah yang di bawakan Gembala Sidang Pendeta Herri LS Engka, MTh,MPd, mengajak seluruh jemaat untuk merenungkan makna pentingnya pengorbanan Yesus Kristus, dengan tema “Bersama Keluargaku Melayani Tuhan”.

Di ambil dari ayat firman Tuhan Kisah Para Rasul 16: 31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan Engkau akan selamat, Engkau dan Seisi Rumahmu”.

Sebagai bentuk pengingat akan kasih Allah telah menjadikan Kristus sebagai Juruselamat yang memberikan teladan dari kisahnya sebelum di salibkan.

Yesus merendahkan dirinya dengan membasuh kaki muridnya untuk melayani dengan penuh kasih.

Dilanjutkan dengan acara perjamuan kudus, ada hal berbeda dilakukan Gembala sidang Herri, untuk memberikan bentuk nyata atas tauladan yang dilakukan Tuhan Yesus.

Pelayanan penuh kasih dengan turut membasuh kaki Pdt Mudjiyono, Pdt Andika, PS. Jane M Mamahit, diikuti pembasuhan kaki jemaat lainnya dengan penuh khusyuk, di tutup makan malam bersama dilanjutkan penutupan 19 April.

Facebook Comments
Baca Juga :  Sistem Tanam Tumpang Sari, Kencur Jadi Andalan Warga Baduy