Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBencana AlamBerita

Hari ini, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Lima Kali Guguran Lava Sejauh 1,5 KM

238
×

Hari ini, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Lima Kali Guguran Lava Sejauh 1,5 KM

Sebarkan artikel ini
BPPTKG Yogyakarta mencatat aktifitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, sepanjang hari ini Senin (1/3/2024) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terjadi lima kali meluncurkan guguran lava dengan jarak luncur paling jauh 1,5 km. (Foto: istimewah)

Triberita.com | Serang Banten – Hari ini, Jumat (1/3/2024), Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan adanya guguran lava sebanyak lima kali dengan jarak luncur sejauh maksimum 1.500 meter dari kawah Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat meluncurkan guguran lava sebanyak lima kali ke arah dua sungai yang terletak di selatan dan barat daya gunung.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso dalam keterangan di Yogyakarta, Jumat (1/3/2024), menyebutkan berdasarkan pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, guguran lava dengan jarak luncur paling jauh 1.500 meter (1,5 km) itu meluncur ke arah dua sungai, yakni Kali Bebeng (barat daya) dan Kali Boyong (selatan).

“Teramati 4 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter. Teramati 1 kali guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur 1.000 meter,” kata Agus.

Selama periode pengamatan itu, Gunung Merapi juga mengalami 13 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-20 mm selama 32.6-140.2 detik, dua kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-9 mm selama 6.12-8.5 detik, dan gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8-9 mm selama 71-131.88 detik.

Asap kawah bertekanan lemah di atas puncak Gunung Merapi teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Pada periode pengamatan Kamis (29/2) pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi juga tercatat satu kali meluncurkan guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter.

“Terdengar 1 kali suara guguran dengan intensitas sedang dari Pos Babadan. Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga,” kata Agus.

Baca Juga :  Peringati HBI ke 74 Tahun 2024, Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang Gelar Donor Darah

Dikatakan Gus, potensi bahaya dari guguran lava dan awan panas, guguran bisa berdampak ke Kali Woro hingga sejauh tiga kilometer dari puncak dan Kali Gendol, atau hingga sejauh lima kilometer dari puncak.

Selain itu, guguran lava dan awan panas guguran, lanjut Agus, bisa berdampak ke Kali Boyong hingga sejauh lima kilometer dari puncak serta Kali Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga sejauh tujuh kilometer dari puncak.

Jika terjadi erupsi eksplosif, lanjutnya, maka lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Facebook Comments