Triberita.com | Serang Banten – Hari kedua pelaksanaan puasa Ramadan 1445 Hijriah, warga di Sait Masjid Kragilan, geger penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi membusuk.
Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu berada di saluran irigasi di Kampung Sait Masjid, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Rabu (13/3/2024) siang.
Ketika ditemukan, mayat bayi itu kondisinya sudah rusak dan mengeluarkan aroma busuk. Kasus penemuan mayat bayi itu saat ini sudah ditangani oleh pihak Polsek Kragilan bersama Polres Serang Polda Banten.
Saat ditemukan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut, tersangkut sampah di saluran irigasi. Untuk proses penyelidikan, jasad bayi dibawa ke RS Bhayangkara Polda Banten guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko melalui Kapolsek Kragilan Kompol Firman Hamid mengatakan, mayat bayi malang tersebut, pertama kali ditemukan oleh Sarani (65), warga setempat yang kebetulan melintas di jembatan bambu.
Saat melintas, Sarani mencium aroma busuk, dan mendapati bau busuk berasal dari jasad bayi yang berada diantara tumpukan sampah dalam irigasi.
“Mayat bayi tersebut ditemukan tersangkut diantara sampah dalam kondisi sudah mengeluarkan bau,” kata Firman, Rabu (13/3/2024).
Menurut saksi yang menemukan, mayat bayi tersebut dalam kondisi telungkup dan tanpa busana.
“Menurut keterangan saksi, saat ditemukan mayat bayi tersebut tidak menggunakan busana serta posisi telungkup dan mayat bayi sudah dalam keadaan rusak serta membiru,” kata Kompol Firman.
Mayat bayi tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, jasad bayi malang tersebut dilakukan autopsi.
“Mayat bayi itu sudah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan autopsi. Kasus temu mayat bayi masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek.

















