Triberita.com | Serang Banten – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten tengah melakukan penelusuran menyusul beredarnya video viral seorang perempuan berhijab, memperagakan adegan membuka kancing baju satu persatu hingga memperlihatkan bagian dadanya.
Wanita dalam video yang viral di media sosial oleh akun aplikasi X @Lol_Mooburns982, pada Sabtu (9/12/2023) tersebut diduga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Dalam video tampak wanita itu dengan sengaja meremas bagian dadanya sendiri, dan dengan sengaja merekamnya langsung dengan smartphone.
Kepala BKD Provinsi Banten Nana Supiana mengatakan, sudah membentuk dan memerintahkan tim untuk mengumpulkan data primer terkait video mesum diduga pegawai Pemprov Banten.
“Sedang kami cari dan mengumpulkan data-data primer. Pada prinsipnya, kita mengedepankan kehati-hatian,”ujar Nana, Sabtu (9/12/2023).
Dikatakan Nana, agar BKD tidak ada kesalahan dalam memberikan kesimpulan, penanganan masalah ini harus hati-hati.
“Bisa jadi orang biasa, bukan pegawai, tapi menggunakan seragam yang ada logo mirip dengan logo Pemprov Banten,” jelas Nana.
Meski begitu, lanjut Nana, jika terbukti pegawai Pemprov Banten, maka akan tindaklanjuti dengan menggelar sidang etik dan sanksi.
“Kalau datanya benar, yang bersangkutan akan kita panggil, dan kita akan lakukan sidang etik,” tegasnya.
Sebelumnya, video skandal seks diduga ASN Pemkot Tangerang sempat viral di media sosial X (dulu Twitter), pada Selasa (15/8/2023) lalu.
Dalam video berdurasi 31 detik itu, nampak seorang wanita yang diduga merupakan pegawai Pemkot Tangerang, berhubungan intim dengan seorang pria di dalam sebuah hotel.
Dalam video tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya mengenakan pakaian dinas berwarna coklat, diduga serupa berlogo Pemkot Tangerang. Hal itu terungkap dalam unggahan akun medsos X @lucabonena, Selasa 15 Agustus 2023.
“lanjut kalo gitu,” tulisnya dikutip, dari akun @lucabonena, pada Selasa (15/8/2023).
Ketika itu, video tersebut sudah disaksikan sebanyak 14 ribu kali, dan menuai banyak reaksi netizen.
Ditanya mengenai langkah apa yang akan diambil Pemkot Tangerang jika video tersebut digunakan oleh oknum oknum tak bertanggung jawab menggunakan lambang Kota Tangerang, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, dari sisi Pemkot Tangerang ia mengaku sudah berkomunikasi dengan BKPSDM.
“Kita tuntut yang bersangkutan. ini kan masih sanga prasangka. Kita berikan kepercayaan kepada polisi untuk penyelidikan,” ujarnya.
Bahkan, pihaknya pun sudah mempersiapkan sanksi kepegawaian bagi pelaku jika benar kedapatan melakukan aksi tak bermoral tersebut.
“Kita sudah berkomunikasi dengan BKPSDM Kota Tangerang, dan jika yang bersangkutan benar melakukan aksi tak terpuji, ada sanksi kepegawaiannya. Biar dibuktikan dulu siapa orangnya,” tegasnya.
















