Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsPemilu2024PolitikSejarahSocial Media

Jarwo Center Diterima Silaturahmi Dirumah Masa Kecil Ganjar Pranowo

364
×

Jarwo Center Diterima Silaturahmi Dirumah Masa Kecil Ganjar Pranowo

Sebarkan artikel ini

Triberita.com, Jateng- Ribuan orang relawan memadati rumah kelahiran Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Dusun Tawangmangu Rt 03 Rw 02, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Karanganyar, Senin (24/4/2023).

Mereka yang sengaja datang dari berbagai daerah di Indonesia ini, yaitu ratusan organisasi pendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, dalam rangka kunjungan silaturahmi dan halal bihalal.

Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan di acara Open House yang digelar Ganjar. Mereka rela menunggu cukup lama karena acara baru dimulai pukul 09.00 WIB.

Tak hanya warga sekitar, mereka organisasi relawan pendukung Ganjar yang datang dari berbagai daerah, diantaranya Banten, Jakarta, Jambi, Aceh, Medan, Kepulauan Riau, Lampung, Jateng, Jatim, NTT, Maluku, Sulawesi hingga Papua.

Ratusan organisasi relawan pendukung Ganjar Pranowo, rela menginap di sejumlah hotel di Solo demi ikut acara Open House dikediaman pribadi Ganjar Pranowo yang lokasinya persis dibelakang terminal bis Tawangmangu.

Untuk diketahui, Tawangmangu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kecamatan ini ternama karena merupakan daerah wisata yang sangat dingin. Tawangmangu juga dikenal sebagai objek wisata pegunungan di lereng barat Gunung Lawu.

Pengamanan pun terlihat diperketat. Sebanyak 220 personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan relawan menggelar apel pada pagi hari.

Petugas kepolisian juga sudah mengatur arus lalu lintas di depan Terminal Tawangmangu yang mulai padat kendaraan sejak pagi hari.

Beberapa personel polisi juga nampak berjaga di depan kediaman Ganjar Pranowo. Meski begitu, masyarakat yang ingin datang tidak ada pengecekan khusus.

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan, selain mengamankan arus mudik di wilayah Tawangmangu, juga untuk mengamankan jalannya halalbihalal di rumah Ganjar Pranowo.

Baca Juga :  Logowanie I Rejestracja W Kasynie Onlin

“Tentunya yang perlu kita jaga adalah mobilitas kepadatan kendaraan yang ada di luar. Kalau untuk di dalam ada panitia yang dilaksanakan oleh pihak keluarga,” katanya.

Hari ini, Senin (24/4/2023), Ganjar menggelar Open House di rumah kelahirannya di Tawangmangu, Karanganyar. Sebanyak 6.000 lebih tamu dari seluruh Indonesia hadir dalam acara itu.

Wajar saja acara open house Ganjar sangat meriah dan didatangi ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia. Sebab saat ini, Ganjar bukan hanya sebagai Gubernur Jawa Tengah, tapi telah ditetapkan sebagai calon presiden oleh partai PDIP.

Sebelumnya juga, pada Sabtu (22/42023), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar acara Open House di tiga tempat berbeda. Open House pertama digelar Ganjar di kediaman istri di Purbalingga, kemudian dilanjutkan di kediaman keluarga Ganjar di Kutoarjo, Purworejo.

Ratusan masyarakat sekitar datang bersalaman dengan Ganjar dan keluarga di Joglo Terapung Purbalingga.

Selain warga sekitar, keluarga besar Ganjar dari istri yakni Bani Hisyam Abdul Karim atau yang akrab Mbah Hisyam Kalijaran juga hadir.

Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah untuk silaturahmi keluarga. Banyak yang belum tahu silsilah keluarga Ganjar dari istrinya itu.

Ternyata, keluarga Ganjar di Purbalingga bukanlah orang biasa. Banyak diantara keturunan Bani Hisyam adalah ulama dan pengasuh pondok pesantren ternama di Jawa Tengah.

“Jadi keluarga pak Ganjar itu, dari istrinya Siti Atikoh merupakan keluarga pesantren. Anak cucu Mbah Hisyam Kalijaran banyak yang mengelola pondok pesantren,” kata KH Ahmad Mustaid Billah Hisyam Abdul Karim.

KH Mustaid sendiri adalah pengasuh Ponpes Kalijaran, peninggalan kakek dari istri Ganjar Pranowo.

Sementara paman Siti Atikoh yakni kakak KH Mustaid bernama KH Muzammil Syaibani adalah salah satu pengelola tareqat Naqsabandiyah di Sokaraja.

Baca Juga :  Tim SAR Gunakan Perahu Karet, Pencarian warga yang Hilang di Sungai Cidurian Banten terus Dilakukan

“Selain Ponpes Kalijaran, keluarga lain juga banyak yang mengelola pondok pesantren. Seperti di Ponpes Salafiah Karangasem, ada di Pekalongan dan lainnya,” ujarnya.

Selain di pondok pesantren, keluarga Ganjar dari isrtri juga banyak yang berkecimpung di organisasi Islam.

Sosok dan biodata Ganjar Pranowo Karanganyar, Jawa Tengah menjadi tempat seorang Ganjar Sungkawa (Ganjar Pranowo) lahir.

Ganjar Pranowo memiliki nama asli Ganjar Sungkowo yang artinya Ganjaran dari kesusahan atau kesedihan.

Ganjar Pranowo dilahirkan dari keluarga yang sederhana pada tanggal 28 Oktober 1968 lalu di desa lereng Gunung Lawu, Karanganyar.

Saat masuk sekolah dasar (SD), orangtua Ganjar mengubah namanya menjadi ” Ganjar Pranowo”.

Pergantian nama ini terjadi karena rasa ketakutan dari orang tua Ganjar, apabila nama Sungkowo tetap maka sang anak kelak selalu berkubang dengan kesialan dan kesusahan.

Ayah Ganjar bernama S. Pamudji dan Ibunya bernama Sri Suparni. Ganjar tumbuh sebagai anak kelima dari enam bersaudara.

Nama-nama saudaranya yaitu Pri Kuntadi, Pri Pambudi Teguh, Joko Prasetyo, Prasetyowati, dan Nur Hidayati. Ayah Ganjar sendiri berprofesi sebagai polisi dan juga sempat ditugaskan mengikuti operasi penumpasan PRRI atau Permesta.

Facebook Comments