Triberita.com | Serang Banten – Menjelang tahun baru 2024, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa tinggi gelombang di perairan Selatan Banten mencapai 2,5 meter.
Untuk itu, nelayan di Banten diminta waspada cuaca buruk dan gelombang tinggi di Pantai Selatan atau tepatnya di Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Banten Selatan dan Selat Sunda bagian Selatan.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tatang Rusmana mengatakan, nelayan tradisional di sekitar Pantai Selatan Banten diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk.
Peringatan dini akan gelombang tinggi dan cuaca buruk di Pantai Selatan Banten tersebut dikeluarkan BMKG untuk kewaspadaan terhadap nelayan tradisional yang menggunakan perahu dengan mesin tempel.
Tatang mengimbau agar sektor pelayaran memperhatikan risiko keselamatan perahu nelayan, kapal tongkang, kapal kapal kargo atau kapal pesiar yang melintasi jalur Perairan Banten.
Menurut perkiraan, Tatang menjelaskan, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 meter di Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Banten Selatan, dan Selat Sunda bagian Selatan dapat menimbulkan resiko tinggi keselamatan.
Karenanya, nelayan dan kapal tongkang diminta waspada jika melintasi perairan tersebut, sehingga tidak menyebabkan terjadi kecelakaan laut.
“Kami sudah menyampaikan cuaca gelombang tinggi kepada pemerintah daerah, nelayan, pengelola wisata pesisir hingga BPBD setempat,” terang Tatang Rusmana, Kamis (28/12/2023).
















