Triberita.com | Jakarta – Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Samsudin (60), petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) TPS 08, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, yang meninggal dunia sehari menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Serang.
Kapolres didampingi Kasatintelkam Iptu Saeful Sani dan Kapolsek Jawilan Iptu Erwan Nurwanda serta personil Propam, pada Senin (21/4/2025), bertakziah ke rumah duka di Kampung Wudulan, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten,
Tiba di rumah duka, Kapolres dan rombongan disambut Sehati (50), istri dan kerabat almarhum serta Kepala Desa Pasir Buyut, Hidayat. Condro Sasongko selanjutnya menyerahkan tali asih kepada pihak keluarga almarhum.
“Kegiatan ini sebagai bentuk rasa empati kita dari jajaran kepolisian, dimana ada seorang petugas Linmas PSU yang meninggal dunia,” ucap Condro.
Kepada istri almarhum, Condro Sasongko menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Samsudin. Kapolres berharap, keluarga almarhum diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
“Semoga pihak keluarga almarhumah tetap diberikan kekuatan dan ketabahan serta berdoa agar amal ibadah almarhum dapat diterima Allah SWT,” kata Condro Sasongko.
Diketahui, sebelumnya pada pelaksanaan pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang, pada Sabtu (19/4/2025), seorang petugas keamanan TPS di Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan bernama Samsudin meninggal dunia saat sedang bertugas.
Samsudin diketahui bertugas sebagai keamanan di TPS 08 Desa Pasir Buyut, dan menghembuskan nafas terakhir di rumahnya, pada Jumat (18/4/2025) malam, pukul 22.30 WIB.
Anggota PPK Kecamatan Jawilan, Oma Roma mengatakan, pada malam kejadian, Samsudin masih terlihat sehat dan aktif membantu persiapan di TPS bersama petugas lainnya.
“Habis kumpul dengan KPPS jam 11 (malam) pada bubar. Kayaknya masuk angin,” kata Oma, Sabtu (19/4/2025).
Menurut Oma, almarhum sempat bersenda gurau dan minum kopi bersama rekan-rekannya sebelum akhirnya pulang ke rumah. Tak lama kemudian, kabar duka pun datang.

















