Triberita.com | Tangerang Banten – Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, memastikan sopir truk kontainer nopol B 9727 UZU yang menabrak sejumlah pengendara dan pejalan kaki di Kota Tangerang, Provinsi Banten pada Kamis (31/10/2024), positif menggunakan narkoba jenis amfetamin setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium.
“Hasil lab-nya demikian (positif), sehingga ini sangat membahayakan, bila sopir wing box dalam mengemudikan kendaraan di bawah pengaruh narkoba” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Jumat (1/11/2024).
Zain mengatakan, sopir truk wing box berinisial JFN (24), hingga hari ini, Jumat (1/11/2024), masih menjalani perawatan medis di RSUD Kabupaten Tangerang. Kondisinya saat ini sudah sadar, dan sudah dipindahkan ke ruang perawatan, namun masih dalam pemantauan petugas medis RSUD Kabupaten Tangerang.
Sementara jumlah korban luka-luka berdasarkan data sementara, disebutkan total tujuh orang dengan rincian empat pengendara sepeda motor, satu pengemudi mobil dan satu orang pejalan kaki. Termasuk sopir JFN yang luka akibat amukan massa di Tugu Adipura.
“Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan akibat ditabrak maupun diserempet oleh mobil wing box yang dikemudikan oleh JFN,” kata dia.
Polres Metro Tangerang Kota memastikan tidak ada korban meninggal dari peristiwa truk kontainer yang dikendarai secara ugal-ugalan dan menabrak sejumlah kendaraan.
“Sampai saat ini belum ada laporan korban yang meninggal dunia. Jadi tidak benar berita yang mengatakan ada korban 30 dan ada yang meninggal,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho di Tangerang Jumat.
Pernyataan Kombes Zain tersebut untuk meluruskan informasi yang berkembang di media sosial kaitan adanya korban meninggal dari peristiwa tersebut mencapai 30 orang.
Berdasarkan hasil pendataan oleh petugas, terdapat enam orang korban luka-luka yang dirawat di beberapa rumah sakit. Para korban ada pengendara dan pejalan kaki yang diserempet dari truk kontainer tersebut.
Adapun enam orang tersebut yakni empat pengendara sepeda motor, satu pengemudi mobil, satu pejalan kaki. Lalu orang lagi yakni satu supir wing box yang menabrak.
“Terkait kerugian material dari laporan sementara, jumlah kendaraan yang mengalami kerusakan, ada 10 unit mobil dan 6 sepeda motor,” terang Zain.
Dia menyebutkan, hari ini Jumat (1/11/2024), pihaknya sedang melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama dengan Tim TAA Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya guna memastikan dan membuat terang peristiwa kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut dengan mengedepankan scientific crime investigation.

















