Scroll untuk baca artikel
Berita

Kapolri Pantau Titik Api Via Udara, Cek Kesiapan Penanganan Karhutla di Riau

354
×

Kapolri Pantau Titik Api Via Udara, Cek Kesiapan Penanganan Karhutla di Riau

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo usai melakukan pemantauan titik api via udara menggunakan helikopter, menyampaikan bahwa ada 46 tersangka yang sudah diamankan karena melakukan pembakaran. (Foto : Mabes Polri)

Triberita.com | Riau – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, melakukan peninjauan kesiapan penanganan karhutla di Riau.

Peninjauan itu, dilaksanakan dengan pemantauan titik api via udara dengan menggunakan helikopter.

“Saya lihat titik api masih tetap ada, sehingga kemudian ada penggunaan water bombing dan juga modifikasi TMC ya,” ujar Jenderal Sigit, Kamis (24/7/2025).

Jenderal Sigit menerangkan, bahwa penanganan karhutla telah dilakukan secara masif dengan berkoordinasi bersama lintas sektoral terkait.

Ditekankan Kapolri, respons cepat penanggulangan karhutla menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Kepulan asap pada karhutla di Riau terlihat dari udara saat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan titik api via udara menggunakan helikopter. (Foto : Mabes Polri)

“Memang kalau kita lihat, beberapa upaya sebenarnya sudah dilakukan dari awal mulai dari pencegahan, edukasi, sosialisasi, dan kemudian tentunya melakukan upaya untuk terus mengaktifkan aplikasi yang kita miliki untuk terus bisa memonitor sekaligus tentunya yang kita harapkan, respons cepat manakala ada titik hotspot,” ungkap Sigit.

Menurut Sigit, TNI-Polri dan elemen terkait lainnya, dalam proses pemadaman api karhutla, telah memanfaatkan alat-alat pemadam kebakaran yang dimiliki.

Jenderal Sigit menegaskan, pentingnya untuk mencegah adanya titik api atau Hotspot tambahan.

“Oleh karena itu, tentunya memang penting untuk tidak lagi ada tambahan hotspot ataupun titik api, khususnya yang muncul dari unsur kesengajaan,” ujarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan saat ini sudah ada 46 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Kapolri menambahkan, saat ini Polda Riau masih mendalami modus para tersangka. Kemudian beberapa kegiatan yang dilakukan dalam rangka upaya penegakan hukum saat ini juga sudah dilaksanakan.

“Pak Kapolda melaporkan, bahwa ada 46 tersangka yang saat ini sudah diamankan yang diproses karena melakukan pembakaran, apakah ini sengaja atau lalai sehingga ini mengakibatkan kurang lebih 280 hektare lahan yang terbakar,” jelas Kapolri.

Baca Juga :  Apel Kasatwil, Kapolri Minta Keamanan Pemilu dan Agenda Nasional

Ia juga mengatakan Satgas Karhutla telah melakukan berbagai upaya untuk memadamkan titik api. Dia berharap upaya ini segera membuahkan hasil.

“Kemudian upaya yang dilakukan tim mulai dari water bombing sampai dengan modifikasi OMC terus dilakukan, mudah-mudahan OMC bisa berjalan maksimal sehingga dalam kurun waktu ke depan kita harapkan akan terjadi hujan, khususnya di titik-titik yang memang menjadi fire spot,” kata Kapolri.

Facebook Comments