Triberita.com | Pandeglang Banten – Wadanyon B Pelopor Satbrimob Polda Banten, AKP Totong Mulyadi, menyatakan bahwa Tim Gegana Brimob Polda Banten telah mengetahui penyebab ledakan tersebut.
“Setelah penyelidikan lebih lanjut, kami menemukan bahwa ledakan ini berasal dari bom ikan yang disimpan di dalam rumah jenis low explosive. Hal ini diketahui dari adanya lubang bekas ledakan, bau belerang yang menyengat, dan beberapa barang bukti plastik bekas menyimpan bahan peledak,” ungkap Totong Mukyadi, Senin (15/7/2024).
Sebelumnya, ledakan sangat keras, diduga ‘Bom’, terjadi pada Jumat (12/7/2024), sekira pukul 17.30 WIB. Sedangkan olah TKP dilakukan, pada Minggu (14/7/2024), sekira pukul 21.00 WIB.
Adapun diketahui ledakan terjadi dari rumah pasangan suami istri, Jaman dan Julaeha, di Kampung Paniis Satu, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang.
Akibat ledakan itu, satu bangunan rumah warga di Kampung Paniis Satu, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, hancur.
Kepolisian pada saat kejadian, belum dapat menyimpulkan penyebab ledakan yang menghancurkan bangunan rumah dan melukai satu orang yang merupakan anak kandung dari pemilik rumah.
Kapolsek Panimbang, Iptu Asep Jamaludin mengatakan, penyebab ledakan masih dalam proses penyelidikan.
“Penyebab pasti belum diketahui. Masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolsek, Sabtu (13/7/2024).
Terkait kasus ini, dikatakan Asep sudah dilaporkan kepada atasan, dan saat ini masih menunggu hasil dari tim Inafis yang sejak tadi malam sudah turun ke lokasi kejadian atau TKP.
“Untuk mengungkap penyebab ledakan, tim Jibom dari Satbrimob Polda Banten akan diterjunkan. Dan kita masih menunggu kabar. Yang jelas untuk saat ini, kita masih menunggu dan kasusnya dalam proses penyelidikan,” katanya.

















