Triberita.com | Lebak Banten – Melalui Pemberdayaan Masyarakat Mandiri, atau Upaya Petani untuk Mandiri, seorang wartawan televisi melakukan Gerakan Tanam Cabai pada Hari Pers 2024. Gerakan dilakukan dengan menanam sekitar 10.000 bibit cabai.
Kusnaedi yang tergabung dalam Kelompok Tani Cisalak di Blok Cikahrukul, Desa Cileles, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menjelaskan, gerakan tanam 10.000 bibit cabai lahan tidur ini dilakukan dengan cara tumpang sari.
“Di lahan ini juga ada tanaman pohon pisang dan palawijanya. Kami akan melakukan gerakan tanam bibit cabai hingga ratusan ribu bibit. Sampai Akhir tahun 2024, kita berharap dapat mencapai ratusan ribu bibit cabai, jadi ini akan terus bergulir,” katanya.
“Jadi hari ini kita secara serentak melakukan penanaman cabai, baik di lahan kosong maupun di lorong kebun pisang cavendis,” sambungnya.
Selanjutnya, Kusnaedi yang akrab disapa Baduy itu, sejak tahun 2004 lalu mengawali profesi sebagai wartawan. Ia berharap dengan gerakan tanam cabai dapat menciptakan kemandirian para petani cabai untuk membantu perekonomian.
Sementara itu, Baduy yang berdomisili di Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabulaten Lebak ini menyampaikan, kelompok tani berharap kepada pemerintah untuk bisa membantu para kelompok tani dari segala peralatan pertanian, untuk menunjang kebutuhan kelompok tani.
“Ini mampu menggerakkan potensi yang dimiliki. Ini sebagai upaya kelompok tani dalam pengendalian inflasi,” ujar Baduy yang sudah dikaruniai 4 orang anak.
Selain itu, Kusnaedi menuturkan, masa tanam cabai hingga dapat dilakukan panen setidaknya 3 bulan.
“Hitungan kami, cabai secara normal 3 bulan. Tapi usia petik tidak hanya satu kali, bahkan dapat 20 kali petik tergantung perawatannya,” pungkasnya.

















