Triberita com ǀ Kabupaten Bekasi – Kepala Polda Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Imam Sugianto menjelaskan tentang ledakan yang terjadi di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) setempat, Jalan Gresik, Kota Surabaya, Senin (4/3/2024)
Kapolda mengungkapkan, bahan peledak yang meledak sekitar pukul 10.00 WIB itu dinilai masuk kategori low explosive. Karena ada efek asap putih.
“Kenapa dikatakan low explosive? Karena banyak saksi mata melihat ada efek asap putih, itu salah satu tanda low explosive,” kata Imam kepada wartawan di Surabaya, Senin (4/3).
Imam menjelaskan, sebenarnya bahan peledak itu akan diledakkan atau didisposal oleh petugas menggunakan bubuk hitam yang juga terdapat di gudang penyimpanan.
“Serbuknya kurang lebih satu kilogram, bahan itu digunakan Tim Jibom manakala menemukan atau menyita barang peledak dari temuan maupun yang diserahkan masyarakat, kemudian dimusnahkan menggunakan bahan black powder dan bahan peledak lain, seperti serbuk arang dan potasium,” ucap dia.
Sedangkan penyebab awal ledakan, Kapolda menerangkan, diduga karena faktor cuaca yang mempengaruhi suhu ruang di gudang penyimpanan. Apalagi, menurutnya, bangunan yang digunakan menyimpan bahan peledak kondisinya juga sudah termakan usia.
“Gudang penyimpanan ini ternyata itu rumah yang dibangun dari tahun 1951, cukup tua bangunannya,” kata dia.
Diketahui, kemarin, Senin 4 Maret 2024, sebuah ledakan keras terjadi di kantor Markas Komando (Mako) Brimob Polda Jatim, di Jalan Raya Gresik No 39, Surabaya, Jawa Timur. Ledakan terjadi Pukul 10.19 WIB, usai ledakan, akses jalan di depan Mako Brimob di sterilkan dan dijaga aparat Kepolisian.
Akibat ledakan tersebut, dikabarkan bangunan kantor dan satu unit mobil rusak, namun tidak ada korban jiwa.
“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian material yang berarti di kantor, hanya saja atap gudang bangunan dan satu unit mobil mengalami kerusakan,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto
Imam juga menjelaskan, saat ini tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) dibantu oleh Tim Gegana, termasuk di backup oleh anggota Reskrim Polres Tanjung Perak sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara
“Tim labfor dibantu Gegana dan anggota Reskrim Polres Tanjung Perak sedang olah TKP, nanti setelah dapat hasil lengkap dan akurat, pihaknya akan menginformasikan kepada rekan-rekan media,” pungkasnya.
















