Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaNewsPeristiwa

Miris, Kondisi Rumah Warga di Karawang yang Ambruk Belum Tersentuh Pemerintah

327
×

Miris, Kondisi Rumah Warga di Karawang yang Ambruk Belum Tersentuh Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Kondisi rumah milik Mahdi (52) warga Kampung Jati Udik II, RT002/RW03, Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang pasca ambriuk di terjang angin kencang. (foto: Andhika)
Kondisi rumah milik Mahdi (52) warga Kampung Jati Udik II, RT002/RW03, Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang pasca ambriuk di terjang angin kencang. (foto: Andhika)

Triberita.com | Kabupaten Karawang, – Beginilah kondisi rumah milik Mahdi (52) warga Kampung Jati Udik II, RT002/RW03, Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang pasca ambruk pada Minggu (15/10) lalu.

Kepada pewarta triberita, Mahdi seorang petani itu mengatakan, ia tinggal bersama enam orang dalam satu rumah, tiga kartu keluarga (KK). Saat ini dirinya hanya bisa pasrah melihat rumahnya luluh lantak usai tersapu angin kencang.

Ia menceritakan, kejadian itu bermula saat Mahdi sepulangnya dari sawah sekira pukul 10.30 WIB siang, cuaca ekstrim panas diiringi tiupan angin kencang tiba-tiba menghantam rumahnya dan ambruk seketika hanya dengan hitungan detik.

“Kejadian itu tiba-tiba angin besar dan menyapu rumah saya ambruk seketika, Alhamdulillah tidak ada korban dari keluarga kami,” kata Mahdi dengan raut melas.

Kondisi rumah milik Mahdi (52) warga Kampung Jati Udik II, RT002/RW03, Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang pasca ambriuk di terjang angin kencang. (foto: Andhika)
Kondisi rumah milik Mahdi (52) warga Kampung Jati Udik II, RT002/RW03, Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang pasca ambriuk di terjang angin kencang. (foto: Andhika)

Sembari menatap puing-puing rumahnya, Mahdi menjelaskan, untuk bertahan hidup, saat ini ia dan keluarga tinggal di sebuah kontrakan milik orang lain, dengan membayar biaya sewa dari kantong pribadi (tabungan).

“Kami bayar kontrakan milik orang lain dan bayar sendiri, sampai saat ini belum ada bantuan dari siapapun,” ucapnya dengan nada lirih sesekali mengusap keringat di jidat.

Sejauh ini, kata Mahdi, ia belum sama sekali tersentuh oleh pemerintah baik Desa maupun Pemkab Karawang, baru sebatas kunjungan dari berbagai element.

“Kami belum ada bantuan dari pemerintah Karawang, cuman baru ada kedatangan Anggota DPRD Karawang Fraksi Gerindra, BPBD Karawang dan aparat kelurahan Tunggak Jati,” ujar Mahdi.

Rasa ingin diperhatikan itu muncul seketika, Ia pun berharap semoga pemerintah Kabupaten Karawang baik dermawan bisa membantu merenovasi rumah yang ambruk, lantaran membutuhkan biaya cukup besar.

Baca Juga :  Menuju Kampanye Akbar GBK Jakarta, Puluhan Relawan GAMA Kota Serang Banten Bersih-bersih Tempat Ibadah

“Saya berharap pemerintah membantu jika bisa ingin di bedah rumah (renovasi) saya kalo bikin sendiri mana ada uang untuk sehari-hari aja begini adanya,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan pewarta triberita Rabu siang dan dari hasil foto yang di dapat, kondisi rumah Mahdi yang ambruk sangat memprihatinkan.

Terlihat, atap genteng terbuat dari bambu ambruk menimpa kamar mandi, kamar tidur dan ruang tamu, dan sebagian tembok rentak-retak.

“Semoga ada orang yang baik hati bisa membantu kami dan keluarga,” tandasnya.

Facebook Comments