Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Mobil Truk Bermuatan Pasir Basah Semakin Marak Melintas di JLS Cilegon Dikeluhkan Warga

118
×

Mobil Truk Bermuatan Pasir Basah Semakin Marak Melintas di JLS Cilegon Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini

Menindak tegas truk bermuatan pasir basah yang melintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Kota Cilegon, Provinsi Banten

Triberita.com, Cilegon Banten – Warga meminta Pemkot Cilegon menindak tegas truk bermuatan pasir basah yang melintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Permintaan itu diutarakan warga menyusul sering terjadi kecelakaan yang menimpa pengendara roda dua, maupun pengendara mobil.

Sebelumnya, seorang ibu jatuh dari sepeda motor saat menjemput anaknya pulang sekolah. Diduga ibu tersebut jatuh karena licinnya jalan dan jalan yang rusak.

Kemudian, banyak pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan karena menjaga pakaian atau alas kakinya kena cipratan air lumpur dari ceceran air pasir yang membasahi jalanan, mereka terjebak lobang dan jatuh.

Adapun penyebab jalan rusak dan licin berlumuran lumpur, karena tumpahan dari truk bermuatan pasir basah yang kerap melintas dan berhenti di JLS.

Sebetulnya pihak terkait beberapa kali menggelar operasi terhadap kendaraan Truk bermuatan pasir basah. Kegiatan operasi biasanya dilakukan siang dan sore hari.

“Tahu ada operasi, mereka menghindari waktu tertentu. Kini sangat banyak kendaraan truk melintas di malam hari dan pagi hari untuk menghindari kena operasi,”terang warga.

“Dengan ini, saya atas nama rakyat meminta dan memohon kepada Pemerintah yang terkait, agar mempercepat perbaikan jalan JLS, sebagai alternatif jalan yang mengurai kemacetan, dan menindak kendaraan truk pasir basah yang sudah sangat meresahkan,”ujar Sopian (55), warga Ciberko, Kalitimbang, Kota Cilegon.

“Di sini banyak kendaraan truk-truk besar membawa muatan pasir basah lewat. Dan hampir 24 jam jalan terus, da itulah biang penyebab jalan bikin licin dan rusak,”tegas Sopian.

Bahkan lanjut Sopian, selain lewat, sejumlah truk pasir bahkan parkir seenaknya di bahu jalan dengan air yang terus mengalir keluar dari dalam bak truk.

Baca Juga :  Kakorlantas Polri Berharap Pemilu 2024 Berjalan Dengan Baik dan Lancar

“Tolong lah pemerintah, polisi dan dinas perhubungan, agar mau menindak tegas. Aneh, kok sudah banyak makan korban, tapi masih tetap saja bebas truk truk itu lalu lalang di JLS,”ujarnya.

Kerusakan di beberapa titik ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon yang semakin hari kian parah, juga mengundang keprihatinan anggota DPRD Cilegon, Erick Airlangga.

Dalam keterangannya, Erick mengaku khawatir bila pada akhirnya kondisi infrastruktur itu terus dibiarkan oleh pemerintah daerah sehingga mengakibatkan kecelakaan kendaraan, bahkan mengancam keselamatan warga.

Kondisi akses yang juga dikenal dengan nama Jalan Aat Rusli itu, menurutnya telah lama dikeluhkan masyarakat kepadanya.

Pemkot Cilegon dipandang telah mengabaikan kewajibannya sebagai penyelenggara jalan daerah untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur seperti yang dimuat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Karena keluhan masyarakat itu semakin banyak, maka saya sarankan kepada warga untuk mengambil langkah konkret bila mereka mengalami kecelakaan akibat kerusakan jalan di JLS. Bila perlu, menggugat pemerintah daerah sebagai penyelenggara jalan yang berkewajiban memperbaiki jalan yang rusak, dan itu sudah diatur dalam Undang-undang,” tegasnya.

Facebook Comments
Example 120x600