Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaNews

Momen Hari Lingkungan Hidup, Tumpukan Sampah Bau Busuk Masih Dikeluhkan Warga Cikarang Barat

458
×

Momen Hari Lingkungan Hidup, Tumpukan Sampah Bau Busuk Masih Dikeluhkan Warga Cikarang Barat

Sebarkan artikel ini

Triberita.com, Kabupaten Bekasi – Warga kampung Kali Jeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi keluhkan tumpukan sampah diwilayahnya, pasalnya selain bau busuk juga menimbulkan penyakit gatal-gatal.

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang diperingati setiap tanggal 5 Juni ini justru belum dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Saiful warga sekitar mengatakan, pihaknya merasa miris dengan kondisi tumpukan sampah, hampir bertahun -tahun oknum masyarakat tak kunjung sadar.

“Saya Jengah, bosan liat tumpukan sampah menggunung kaya gini, kalau lewat bau busuk menyengat,” kata Saiful saat ditemui dilokasi, Selasa 06 Juni 2023.

Ia menjelaskan, biasanya, oknum yang membuang sampah dilokasi dilakukan dimalam hari, mengingat kondisi gelap dan jalan sepi menjadi pemicu utama.

“Karena jalan sepi dan gelap juga, oknum yang buang sampah disini biasanya malam hari, kondisi gelap penerangan PJU engga ada jadi enak buang sampah,” ujarnya.

Dikatakan Saiful kembali, cara para oknum membuang sampah juga terbilang unik, ada yang berpura-pura duduk dilokasi, ada juga yang melintas sambil melempar plastik ke arah tumpukan sampah tersebut.

“Biasanya ada yang pura-pura duduk sambil telponan, nunggu sepi baru buang ada juga sambil lewat mau ke pasar bawa plastik sambil lempar,” ujarnya.

Ia tak memungkiri, pemerintahan desa setempat sering melakukan pengangkutan sampah, namun tak kunjung berselang lama.

“Kemarin udah sempet dibersihin sama RT warga disini cuman enggak lama numpuk lagi, kesadaran masyarakat kurang, biasanya bukan warga sini yang buang sampah warga lain yang melintas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT03, Kampung Kali Jeruk, Mahfud membernarkan kejadian tersebut, ia menjelaskan, pihaknya sudah berupaya melakukan mediasi dengan pemilik lahan untuk mencari solusi penumpukan sampah.

Baca Juga :  Cemari Lingkungan, Komisi III DPRD Kabupaten Bakal Sidak PT Phonix Nusantara

“Kami bersama warga disini dan pemilik lahan sudah mencoba melakukan mediasi, untuk solusi supaya tidak ada lagi yang buang sampah disitu, rencananya habis Idul Adha kita akan melakukan pertemuan lagi,” jelas Mahfud.

Pihaknya juga sering melakukan pembersihan, namun kendati demikian, banyak dari para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang sengaja membuang sampah di malam hari.

“Udah sering kita melakukan pembersihan, oknum ini bandel memang juga penerangan gelap jadi kendala kita siapa pelakunya, kalau plang larangan sudah sering kita pasang tetep ajah bandel,” jelasnya.

“Saya berharap kepada siapapun masyarakat untuk lebih prihatin dan menjaga kondisi lingkungan, kalau bukan kita siapa lagi,” ujarnya.

Facebook Comments