Triberitacom – Pandeglang – Banjir dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada dua hari terakhir ini.
BPBD Pandeglang mengimbau masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan banjir, longsor dan angin kencang, sebab curah hujan masih terus berlangsung.
Data infografis yang dirilis BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, bencana banjir tersebar di 4 Kecamatan, di antaranya Kecamatan Panimbang, Sobang, Patia dan Cisata.
Bencana angin kencang, juga melanda 2 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang, yaitu di Kecamatan Mandalawangi dan Panimbang.
Wandi selaku Komandan Regu Pusdalops BPBD-PK Pandeglang, membenarkan perihal terjadinya bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, seperti banjir dan angin kencang di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang.
“Betul, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menyebabkan beberapa daerah di Kabupaten Pandeglang dilanda banjir,”ujar Wandi, Selasa (27/12/2022).
“Banjir diakibatkan meluapnya air sungai yang berada di sekitar pemukiman warga,” kata Wandi.
Pada peristiwa angin kencang di Kecamatan Panimbang, 6 rumah warga mengalami rusak ringan. Sementara di Kecamatan Mandalawangi, mengakibatkan 2 rumah warga mengalami rusak ringan.
Dikatakan Wandi, akibat bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang tersebut, sebanyak 491 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir, dan 7 Kepala Keluarga (KK) terdampak angin kencang.
“Situasi masih bisa berubah dikarenakan hujan masih terus turun di Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya.
Wandi mengimbau, kepada seluruh masyarakat Pandeglang untuk tetap waspada, mengingat beberapa hari ke depan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, masih akan terjadi.
“Diimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan upaya mitigasi seperti membersihkan saluran air dan naturalisasi sungai. Masyarakat juga sebaiknya mengoptimalkan ronda malam untuk kewaspadaan,”harapnya.
Penulis : Daeng Yusvin

















