Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBencana AlamBeritaNewsPeristiwa

Pemerintah Seolah Tutup Mata, di Bulan Ramadhan Warga Cikarang Kembali Terendam Banjir

337
×

Pemerintah Seolah Tutup Mata, di Bulan Ramadhan Warga Cikarang Kembali Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini

Menyebabkan banjir menggenangi dua Desa di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Kondisi di bulan Ramadhan banjir kembali menggenangi warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi
Kondisi di bulan Ramadhan banjir kembali menggenangi warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi

Triberita.com, Kabupaten Bekasi – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur pada Minggu (02/04) sore tadi menyebabkan banjir menggenangi dua Desa di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sukarno, warga Kampung Kali Ulu, RT04/RW2, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, mengatakan, hujan yang mengguyur sejak sore menyebabkan genangan air masuk kerumah dengan ketinggian bervariatif dari 15 Cm hingga 30 Cm.

“Tadi pas hujan gede, air kiriman dari atas dateng menjelang Magrib, pas abis buka puasa air udah tinggi masuk kedalam rumah,” kata Sukarno saat ditemui dilokasi, Minggu malam.

Ia menjelaskan, peristiwa banjir itu memang kerap ia rasakan jika hujan tiba baik sedang maupun tinggi, hampir puluhan tahun, kata Sukarno, kondisi itu belum juga ada perbaikan seolah pemerintah daerah Kabupaten Bekasi tutup mata.

Kondisi di bulan Ramadhan banjir kembali menggenangi warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi
Kondisi di bulan Ramadhan banjir kembali menggenangi warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi

“Udah sering kang, banjir kaya gini udah bosen liatnya, ini mah Alhamdulillah kecil kemarin pas awal tahun tuh hampir setengah rumah menggenang,” ujarnya dengan nada kecewa.

Dirinya menyebut, pihaknya sudah melakukan antisipasi datangnya banjir susulan, dengan membuat kasur dan meja dari bambu agar lebih tinggi.

“Saya buat kasur dari bambu supaya tinggi jaga-jaga ajah kang pasti kalau banjir langsung masuk airnya,” jelasnya.

Sukarno berharap, ada perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Bekasi terkait penanganan banjir yang tak kunjung usai.

Kondisi di bulan Ramadhan banjir kembali menggenangi warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi
Kondisi di bulan Ramadhan banjir kembali menggenangi warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi

“Semogalah ada perhatian serius minimal dibuatnya Tanggul kali di bantaran sungai kali ulu, dan dilakukan normalisasi kali dikeruk gitu, sampai saat ini saya pribadi tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah barang-barang rusak juga,” ujarnya.

“Kita mah bersyukur ajah kang yang penting puasa ini bisa makan sahur, kalau kondisi banjir makin parah terpaksa mengungsi saat sih Alhamdulillah aman,” sambungnya.

Baca Juga :  Waspada! hindari ini ketika hujan turun

Sementara itu, hal yang sama dirasakan Yanti warga Karang Raharja RT03/RW02, Kecamatan Cikarang Utara, ditengah santap hidangan berbuka puasa, air tiba-tiba menggenangi teras rumahnya dan masuk kedalam ruangan hingga kamarnya.

“Tadi pas sore, kita abis buka puasa, air mulai masuk dari kiriman Kali Ulu, meluber ke dalam terpaksa kita keluar berisikan kurang airnya biar surut,” kata Yanti ditengah-tengah kesibukan membersihkan gendangan air.

Yanti menyebut, melihat kondisi ini, dirinya sudah bersiaga ketika hujan kembali mengguyur wilayahnya. Berbagai cara ia lakukan untuk menjaga anaknya dari genangan banjir.

“Kita kan ada anak kecil dirumah, udah siap-siap nih kalau banjir dateng lagi, kasihan bocah noh kalau dateng lagi terpaksa mengungsi,” jelas Yanti.

Ia menyesali dengan keadaan yang ada, namun dirinya juga bersyukur di bulan Ramadhan tahun ini masih bisa berkumpul dengan keluarga meski dengan kondisi yang memprihatinkan.

“Sangat di sesali pemerintah daerah diem ajah, setidaknya ada penanganan serius sungai nya di keruk, sudah lama terjadi pendangkalan,” sebutnya.

“Meskipun begitu ya kita bersyukur masih bisa kumpul sama keluarga buka puasa dan sahur bareng, tapi kita tetap berhati-hati terpaksa melek malam ronda kasihan anak-anak,” tandasnya.

Facebook Comments