Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan, dengan aplikasi e-dasawisma, penanganan stunting di Provinsi Banten memiliki basis data yang kuat. Penanganan dengan melakukan pemantauan anak-anak di bawah dua tahun, serta mengawal tumbuh kembang anak 0-6 tahun.
“Usia 0-6 tahun momentum penting tumbuh kembang anak. Salah satu pengganggunya adalah stunting. Kita fokus dalam menangani dan mencegah stunting baru,”ucapnya.
Menurut Tine, TP PKK Provinsi Banten telah meng-update aplikasi e-dasawisma atau versi terbaru. Pada versi terbaru ini anak-anak sudah yang pulih dari stunting tidak hanya dinyatakan pulih saja, tetapi proses pulihnya juga.
“Pada versi baru ini proses penanganannya juga dilaporkan. Kualitas dari aplikasi ditingkatkan,” katanya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten Aan Muawanah mengatakan PKK menjadi ujung tombak dalam penanganan stunting, mulai dari tingkat dasawisma, desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.
“PKK merupakan mitra kerja pemerintah dan organisasi masyarakat sebagai fasilitator, perencana, dan penggerak sesuai jenjang untuk tugas dan perannya,” kata dia.
















