Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaNasional

Pemudik Lebaran Tahun 2023, Diperkirakan Tembus Angka 5 Juta Jiwa Lebih

43
×

Pemudik Lebaran Tahun 2023, Diperkirakan Tembus Angka 5 Juta Jiwa Lebih

Sebarkan artikel ini

Selain itu, pihak Jasa Marga memprediksikan puncak arus mudik akan terjadi pada dua hari jelang Lebaran atau 20 April 2023

Arus mudik lebaran di Tol Tangerang Merak terpantau padat, pada Sabtu, 30 April 2022 pagi, lalu. (Foto: Daeng Yusvin)
Arus mudik lebaran di Tol Tangerang Merak terpantau padat, pada Sabtu, 30 April 2022 pagi, lalu. (Foto: Daeng Yusvin)

Triberita.com, Serang Banten – Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), atau AP II Muhammad Awaluddin, memprediksi jumlah pemudik pada masa angkutan Lebaran 2023 mencapai 5,24 juta jiwa. Angka itu naik 25% dibandingkan periode angkutan lebaran 2022 sebanyak 4,19 juta penumpang.

Perhitungan proyeksi jumlah kendaraan yang akan melintas di Tol Jakarta-Cikampek tersebut disampaikan oleh Corporate Communication and Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana.

Selain itu, pihak Jasa Marga memprediksikan puncak arus mudik akan terjadi pada dua hari jelang Lebaran atau 20 April 2023, sementara untuk arus balik akan terjadi pada dua hari setelah lebaran atau 25 April 2023.

Untuk itu pihak Jasa Marga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti dari kepolisian, Kementerian Perhubungan dan PUPR mengenai rekayasa lalu lintas, penyusunan operasional kendaraan logistik dan optimalisasi fungsional ruas.

“Pilih waktu mudik lebih awal, dan hindari waktu puncak mudik dan balik. Sehingga diharapkan, penyebaran pergerakan kendaraan lebih merata dan tidak terjadi suatu puncak beban arus di satu hari tertentu yang sangat tinggi,” ujar Menhub, Minggu (20/3/2023).

Suasana penumpang pemudik lebaran tahun 2022, di Bandara Soetta. (Foto: Daeng Yusvin)
Suasana penumpang pemudik lebaran tahun 2022, di Bandara Soetta. (Foto: Daeng Yusvin)

Selanjutnya, Kemenhub memperkirakan dominasi pemudik ada di moda perjalanan darat, yaitu mobil pribadi 22,07 persen (27,32 juta orang), sepeda motor 20,3 persen (25,13 juta orang), bus 18,39 persen (22,77 juta orang), kereta api antarkota 11,69 persen (14,47 juta orang), dan mobil sewa 7,7 persen (9,53 juta orang).

Survei ini memperhatikan berbagai faktor, antara lain sosiologis, ekonomi, budaya, dan dinamika yang terjadi di masyarakat. Ada juga unsur perubahan kebijakan dan regulasi terkait penanganan kondisi covid-19 yang semakin membaik.

Hasilnya menjadi dasar dan masukan penyiapan rencana operasi (renops) penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2023 yang dilakukan Kemenhub, kementerian/lembaga (K/L), dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Isak Tangis Kerabat Pecah, Korban Ditemukan Tewas usai Tertabrak Kereta Api di Bekasi.

Sementara itu, pergerakan pada arus balik diperkirakan masih cukup tinggi hingga H+3 lebaran, yakni 26 April.

Berdasarkan hasil survei, asal pergerakan masyarakat bakal didominasi dari Pulau Jawa sebanyak 77,3 juta orang atau 62,5 Persen.

Kemenhub juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi lonjakan pergerakan penumpang yakni penyiapan sarana prasarana transportasi, aspek keselamatan, hingga manajemen rekayasa lalu lintas.

Adapun 5 daerah asal pemudik terbanyak, yaitu Jawa Timur 17,1 persen (21,2 juta orang), Jawa Tengah 15,1 persen (18,7 juta orang), Jabodetabek 14,8 persen (18,3 juta orang), Jawa Barat 12,1 persen (14,9 juta orang).

Facebook Comments
Example 120x600