Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaKriminalNarkoba

Pesta Miras Oplosan, 2 Napi Lapas Serang Dikabarkan Tewas

321
×

Pesta Miras Oplosan, 2 Napi Lapas Serang Dikabarkan Tewas

Sebarkan artikel ini
Lapas Serang Banten.(Foto: Ist)

Triberita.com | Serang Banten – Dua narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang tewas, Diduga, keduanya tewas setelah menenggak minuman kaleng yang dioplos dengan alkohol.

Pada pada Senin (30/11/2023) kemarin dikabarkan, sebanyak 7 narapidana di Lapas Kelas IIA Serang dikabarkan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten dan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara akibat menenggak minuman oplosan. Kemudian, dua napi diantaranya dikabarkan tewas.

Informasi diperoleh, para napi diduga meracik minuman bersoda dengan alkohol pembersih tangan yang diperoleh dari klinik Lapas Serang. Dalam pengaruh minuman oplosan itu, 7 napi mabuk dan keracunan minuman oplosan, pada Senin (27/11/2023).

Akibat menenggak minuman oplosan tersebut, para napi dilarikan ke RSUD Banten dan RS Bhayangkara. Dua napi dikabarkan meninggal dunia. Dua napi masih dirawat di RSUD Banten di Gedung Garuda kamar G nomor 503, atas nama Badru dan Nasir. Napi bernama Badru alias Ibad harus mengalami kebutaan akibat minuman oplosan.

Dikonfirmasi terkait informasi terkait 7 napi berada ke rumah sakit, dibenarkan oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Serang Fajar Cahyono.

“Iya, betul,”ujar Fajar singkat, Jumat (1/12/2023).

Kata dia, selain dua korban meninggal dunia, dua WBP yang saat ini masih mendapatkan perawatan intensif.

“Untuk dua orang WBP masih menjalani perawatan di rumah sakit,”katanya.

Ditanya soal kronologi dan kabar seorang napi berinisial BA alias Ibad yang mengalami kebutaan akibat minuman oplosan tersebut, ia mengaku tidak mengetahuinya. Sebab, ia tidak mengikuti lagi perkembangannya.

“Kalau yang mengalami kebutaan saya belum tahu informasinya karena saya juga enggak mengikuti perkembangan detail kejadian tersebut. Bisa konfirmasi ke yang berwenang saja, ke Kalapas atau KPLP,” terangnya.

Baca Juga :  Pernyataan Lengkap FIFA soal Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Kapolsek Cipocokjaya, Kompol Eddi Susanto mengaku baru mendapat informasi tersebut. “Saya baru dapat informasinya, nanti dikabarkan. Ada anggota yang ke Lapas,” ujarnya.

Facebook Comments