Scroll untuk baca artikel
BeritaBekasi RayaBisnisEkonomi & BisnisNewsSosial Budaya

Produksi Padi di Kabupaten Bekasi Meningkat, Asda 1: Tebesar ke- 7 di Jawa Barat

79
×

Produksi Padi di Kabupaten Bekasi Meningkat, Asda 1: Tebesar ke- 7 di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kegiatan panen raya di Kabupaten Bekasi, Minggu, 5 Januari 2023. (foto: Abdul Kholilulloh)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kegiatan panen raya di Kabupaten Bekasi, Minggu, 5 Januari 2023. (foto: Abdul Kholilulloh)

Triberita.com, Kabupaten Bekasi- Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Setda Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti mengatakan, panen raya padi perdana tahun 2023 bersama Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo ini dilaksanakan di hamparan sawah seluas 45 hektar dengan jenis varietas IR 42, dan memiliki produktivitas 6,5 ton per hektar.

Sri Enny menyebut, dari kalkulasi tersebut, Kabupaten Bekasi berada di posisi ke-7 dalam kontribusi produksi padi di Jawa Barat.

“Pada pencapaian itu merupakan hasil kerja keras para petani di Kabupaten Bekasi, tentunya juga dukungan penuh dari Dinas Pertanian, dengan produksi sebesar 523.024 ton gabah kering, tentu sangat luar biasa,” kata Sri Enny saat sambutan di hadapan Mentan pada acara panen raya padi di Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, pada Minggu (05/02/2023).

Pada kesempatan itu, Sri Enny menjelaskan, Pemkab Bekasi sampaikan suatu permohonan kepada Kementerian Pertanian agar mendukung dalam peningkatan pertanian khususnya pada pengamanan produksi, sarana dan prasarana pertania serta kegiatan lain yang mendukung peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu Mentan Syahrul Yasin Limpo secara tegas mengatakan, melihat besarnya produksi padi di Kabupaten Bekasi, pihaknya optimistis dapat memperkokoh produksi pangan nasional.

“Ada 7 ribu hektar sawah di Kabupaten Bekasi akan memasuki puncak panen, seribu hektar lebih di antaranya bisa dipanen pada Februari ini. Hari ini saya melihat, ternyata hamparan pesawahan kita luas sekali, ada yang lagi panen, sebagian lagi menunggu, insya allah memperkokoh produksi pangan nasioanal,” bebernya.

Ia menjelaskan, melihat potensi ketersediaan produksi padi di Kabupaten Bekasi, Syahrul memastikan Indonesia telah siap memiliki bahan pangan yang cukup bagi 283 juta orang di kemudian hari.

Baca Juga :  Puncak HPN di Karawang, Ketua PWI Pusat: Tiga Negara Ramaikan Napak Jagad Tarumanegara

“Kita akan jaga bersama sehingga bangsa ini akan kuat menghadapi berbagai tantangan apa saja, di masa yang akan datang, karena makanan kita tersedia cukup dengan baik,” tandasnya.

Reporter: Ari/ Abdul

Editor : Abdul Kholilulloh

Facebook Comments
Example 120x600