Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Program CKG Sekolah untuk 53 Juta Pelajar, Menuju Kemandirian Bangsa dan Menciptakan Generasi Emas pada 2045

337
×

Program CKG Sekolah untuk 53 Juta Pelajar, Menuju Kemandirian Bangsa dan Menciptakan Generasi Emas pada 2045

Sebarkan artikel ini
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Tangerang Banten – Mulai hari ini, Senin (4/8/2025), Pemerintah melaksanakan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak usia sekolah secara serentak di sekolah di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang Banten.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan, program CKG Sekolah, menyasar 53 juta pelajar secara nasional.

“Dengan target, insyaallah nanti bisa mencapai 53 juta dari Sabang sampai Merauke,” ungkap Meutya Hafid setelah meninjau CKG di Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (4/8/2025).

Ia mengatakan, secara umum untuk program CKG telah menyentuh angka 16 juta penerima manfaat.

Sebagai upaya mendukung kesuksesan program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, pihaknya akan mengakomodasi seluruh infrastruktur layanan komunikasi, seperti percepatan koneksi dalam mengunggah data penyelenggaraan CKG.

Adapun program CKG Sekolah tahap pertama ini, digulirkan sebagai langkah dari komitmen pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk menuju kemandirian bangsa dan menciptakan Generasi Emas pada 2045.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebutkan, sebanyak 8.000 siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sudah melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Semua siswa Sekolah Rakyat itu, harus menjalani cek kesehatan, karena sistem sekolah berasrama atau boarding school,” kata Mensos Saifullah Yusuf saat peresmian Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Kabupaten Lebak, pada Jumat (1/8/2025).

Pemeriksaan kesehatan, sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak-anak, bila mengalami anemia dan sakit gigi dapat dilakukan pengobatan. Semua penyakit tentu ada obatnya, katanya.

Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, berdasarkan hasil CKG siswa Sekolah Rakyat, sebagian besar mengalami sakit gigi karies sekitar 49 persen dan tingkat kebugaran kurang 33 persen.

Baca Juga :  Ingin Tahu Jadwal Libur Anak Sekolah di Bulan Puasa 2025, Lihat Disini

Selanjutnya, anemia 26 persen, kotoran telinga menumpuk 9 persen, dan lainnya kurang gizi, berat badan kurang dan obesitas 4 persen.

“Kami berharap semua siswa-siswi Sekolah Rakyat itu kondisinya sehat sehingga mereka belajar lebih terkonsentrasi,” katanya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan program Program CKG di Sekolah Rakyat sudah dilakukan dan hasilnya 100 siswa sehat.

“Kami berharap anak-anak sekolah sehat dan tumbuh berkembang, dan selalu memperhatikan akan pentingnya kesehatan,” katanya.

Facebook Comments