Triberita.com | Serang Banten – Ribuan tenaga honorer menggelar demonstrasi di depan pendopo Bupati Serang, Provinsi Banten, Rabu (15/1/2025).
Mereka, ribuan tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Pejuang Honorer (FPH), menuntut agar diberikan kejelasan status pasca dinyatakan tidak lolos pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama.
Massa aksi honor mulai berdatangan di alun-alun Kota Serang, sejak pagi pukul 09.30 WIB. Mereka menggunakan angkutan umum dan kendaraan pribadi.
Salah seorang honorer guru di SDN Warakas, Kecamatan Lebak Wangi, Ihya Mulyakin mengatakan, tuntutan aksi yang dilaksanakan hari ini ialah untuk menagih janji pemerintah yang akan mengangkat seluruh honorer.
“Kita menuntut agar honorer R3 diangkat menjadi PPPK penuh waktu,” ujarnya.
Ia mengaku sudah mengabdi di SDN Warakas sejak tahun 2009 lalu sebagai guru kelas. Ia menginginkan agar guru-guru yang sudah mengabdi belasan tahun bisa diangkat menjadi PPPK.
“Kami ingin agar honorer yang belum lulus bisa diakomodir,” ujarnya.
Ia mengaku, ada sebanyak 60 honorer yang ikut aksi dari Kecamatan Lebak Wangi.
“Kalau se-Kabupaten Serang ada ribuan yang ikut aksi,” ujarnya.
Sebelumnya, hasil audiensi dengan BKPSDM Kabupaten Serang dan Dindikbud Kabupaten Serang, belum menemukan titik terang karena pernyataan dari keduanya hanya sebagai alasan bahwa APBD Kabupaten Serang sedang tidak baik-baik saja.
“Kami tidak mau seperti yang sudah-sudah, dijanjikan manis namun nyatanya tidak terealisasi, makanya kami khawatir akan terulang kembali. Kami ini, hanya minta kepastian aja, tidak masalah jadi paruh waktu, kita minta kepastian kapan diangkat,” ujar salah seorang peserta demo lainnya.

















