Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Wantimpres Sidarto: Tak Rela Honorer Hidup Telantar, Ini langkah Yang Ditempuh

222
×

Wantimpres Sidarto: Tak Rela Honorer Hidup Telantar, Ini langkah Yang Ditempuh

Sebarkan artikel ini

Irjen Polisi (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto, SH, meresmikan Central Kantor Federasi Pekerja Pelayanan Publik Indonesia (FPPPI) di Jakarta

Triberita.com, Serang Banten – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Irjen Polisi (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto, SH, meresmikan Central Kantor Federasi Pekerja Pelayanan Publik Indonesia (FPPPI) di Jakarta.

Dalam acara ini, Sidarto didampingi Anggota Komisi II DPR RI, Ketua Umum FPPPI, Alfonsius Matly beserta jajaran Pengurus dan Anggota FPPPI dari sejumlah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, juga para Tokoh Agama maupun Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Irjen.Pol (Purn) Drs.Sidarto Danusubroto selaku Dewan Pertimbangan Presiden menegaskan bahwa kita semua tidak rela bahwa sekian ribu orang terlantar setelah sekian lama mengabdi pada bangsa.

“Insya Allah yah, saya akan berusaha terbaik untuk saudara saudara semua,” tuturnya dalam pidato peresmian kantor FPPPI, di Jakarta, Kamis (14/9/2023).

Sementara Ketua Umum FPPPI Alfonsius Mathly mengatakan Kantor Pusat FPPPI di Jalan Dwiwarna III No 24, Jakarta Pusat ini membawa berkah bagi teman-teman honorer di seluruh Indonesia dan apa yang teman-teman impikan dan cita citakan atas berkat rahmat Tuhan bisa tercapai.

“Saya sudah 7 tahun tugas sebagai seorang guru di pedalaman terisolir, dan paham betul perjuangan teman-teman bagaimana bertugas jauh di pesisir pantai. Karena itu, dari awal 2018 saat saya tiba di Jakarta, saya bertekad meminta kepada pemerintah dalam hal ini, DPR sebagai tempat untuk menampung aspirasi teman tenaga honorer di seluruh Indonesia. Maka itu, kami harus memiliki satu lembaga yang memiliki perizinan terkait hal tersebut, dan tentunya diakui negara,” papar Alfonsius.

Kehadiran FPPPI merunut ke belakang, berawal dari tekad perjuangan teman-teman honorer di wilayah timur Indonesia yang berasal dari 5 provinsi, yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan.

Baca Juga :  Ribuan Hektare Belum Tertangani, Pemkab Bekasi Perpanjang Status Tanggap Darurat Kekeringan

Bahkan menurut Alfonsius, tidak sedikit yang memperjuangankannya untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Saya mau apa yang kami lakukan ini membawa keberhasilan bagi orang lain. Mudah-mudahan peresmian Gedung Putih Lembaga FPPPI, perjuangan lembaga ini diperhatikan oleh pemerintah dan DPR. Semoga Gedung Putih ini menjadi sejarah untuk para honorer yang menginginkan perubahan status yang tadinya honorer bisa menjadi PNS. Dengan kata lain, saya menginginkan mereka para honorer yang 160.000 pekerja ini bisa sukses,” kata Alfonsius.

Lanjut Alfonsius, FPPPI adalah organisasi serikat pekerja pelayanan publik yang berbentuk Federasi, bersifat independen, demokratis dan bertanggung jawab yang keanggotaannya tidak membedakan suku, agama, ras, jenis kelamin maupun aliran politik. FPPPI didirikan di Kabupaten Timika pada 28 Oktober 2018 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

FPPPI merupakan federasi serikat pekerja tingkat nasional yang bertujuan melindungi hqaqqaqalam menjalankan kegiatan dan tujuan-tujuan organisasi ini, FPPPI senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai independensi, demokrasi dan profesionalisme yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945.

Ia meminta Wantimpres menitipkan masa depan anggota FPPPI kepada pemerintah, karena mereka bagian dari pembangunan NKRI di segala bidang bahkan juga di bidang infrastruktur.

“Saya mau titipkan masa depan kami untuk menyampaikan kepada pemerintah, saat ini mengingat beberapa bulan ke depan mungkin pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo berakhir. Mereka yang berjumlah 5.009 orang tolong diselesaikan sesuai UU No 5 Tahun 2014 Pasal 131A untuk diangkat menjadi PNS. Dan ada 150 ribu orang lainya mohon kiranya diselesaikan melalui proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)/P3K,” ujar Alfonsius.

 

 

 

Penulis : Daeng Yusvin

Facebook Comments
Baca Juga :  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Tertabrak Kereta di Cikarang, ini Ciri-cirinya