Triberita.com | Bekasi – Sebanyak 2.3 juta tenaga honorer akan mengikuti tes sebagai formalitas untuk mendapatkan NIP dan dipastikan resmi diangkat PPPK, hal itu langsung disampaikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas.
“Maka dari itu honorer harap tenang saja sebab kalian sudah mendapatkan jaminan dari Menpan RB, akan diangkat PPPK dan dapat NIP,” ucap Abdullah
Dikatakannya 2,3 juta honorer itu adalah para honorer yang sudah masuk namanya dalam database BKN.
“Data 2,3 juta harus diselesaikan, basisnya adalah yang di BKN,” himbaunya.
Namun tentu tak serta merta para honorer itu langsung mendapatkan NIP dan diangkat PPPK begitu saja. Pemerintah tetap akan memberlakukan tes bagi mereka, namun tes tersebut bukan untuk menentukan lolos atau tidak.
“Soal tes itu hanya formalitas,” ungkapnya.
Para honorer yang sudah terdata BKN yaitu sebanyak 2,3 juta itu akan tetap lolos menjadi PPPK.
“100 persen mereka diterima,” tegasnya.
Namun bagi daerah yang tak punya anggaran cukup maka para honorer itu sementara akan masuk dalam PPPK paruh waktu.
Dirinya menegaskan bagi honorer yang namanya hingga saat ini belum masuk database BKN, maka tidak akan diangkat jadi ASN. Sebab BKN sudah mengeluarkan rilis yang menyatakan bahwa pendataan non ASN sudah ditutup.
“Bagi yang sudah terdata, Menpan RB akan menjamin bahwa mereka akan mendapatkan NIP alias diangkat jadi PPPK,” tandasnya.

















