Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bekasi telah usai, dan kini tongkat estafet kepemimpinan beralih kepada Bupati Bekasi terpilih. Proses transisi kepemimpinan ini tentunya membutuhkan langkah-langkah strategis dan terencana agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan efektif dan efisien.
Dalam konteks ini, Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Bekasi memainkan peran yang sangat krusial. TP2D, yang beranggotakan para pakar dan profesional dari berbagai disiplin ilmu, telah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai aspek pembangunan di Kabupaten Bekasi.
Hasil kajian tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk delapan rekomendasi kebijakan penting yang disampaikan kepada Penjabat (Pj) Bupati dan Bupati Bekasi terpilih.
Rekomendasi-rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menyusun program kerja dan kebijakan pembangunan di Kabupaten Bekasi untuk periode mendatang, guna mewujudkan Kabupaten Bekasi yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Untuk itu, pekan kemarin, tepatnya pada Jumat (20/12/2024) lalu, TP2D Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Pleno Penyampaian Rekomendasi Kebijakan (Policy Recommendation) tahun 2024 di Sakura Park Hotel Kota Deltamas Cikarang Pusat.
Kegiatan tersebut dihadiri Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi bersama Ketua TP2D Kabupaten Bekasi, Soni Sumarsono serta turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih periode 2024-2029 Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja.
Rekomendasi TP2D sebagai langkah awal transisi pemerintahan untuk mendorong pembangunan Kabupaten Bekasi yang berkelanjutan yang lebih maju dan sejahtera itu pun disambut baik oleh Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi.
“Pembangunan Kabupaten Bekasi saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan. Karena itu perlu dukungan dan masukan dari semua pihak, termasuk dari TP2D, untuk penguatan perencanaan pembangunan ke depan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Dedy.
Sementara Ketua TP2D Kabupaten Bekasi, Soni Sumarsono mengatakan, Rapat Pleno TP2D menghasilkan 8 rekomendasi kebijakan dari berbagai sektor pembangunan kepada Pj Bupati Dedy Supriyadi dan Bupati Bekasi terpilih Ade Kuswara Kunang.
“Ada 8 rekomendasi kebijakan dari TP2D, yakni penguatan perencanaan pembangunan Kabupaten Bekasi, penurunan pengangguran terbuka, peningkatan kualitas lingkungan hidup, dan optimalisasi Kabupaten Bekasi sebagai leader industri manufaktur di Indonesia,” kata Soni.
Selain itu, lanjut Soni, TP2D menyampaikan rekomendasi terkait pengembangan wilayah Kabupaten Bekasi bagian utara, optimalisasi pembangunan kebudayaan, peningkatan kerjasama dengan pihak swasta dan antisipasi terhadap rencana pengembangan kawasan aglomerasi daerah khusus Jakarta.
“Rekomendasi kebijakan ini diserahkan kepada Tim Transisi untuk difinalkan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana aksi untuk program 100 hari,” terangnya.
Soni menambahkan, pihaknya juga menyampaikan terimakasih atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Bekasi kepada TP2D dalam mengawal percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi.

















