Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaEkonomi & BisnisPeristiwa

Akibat Kemarau, Harga Cabai Rawit Di Pasar Cilegon Mengalami Kenaikan Rp 55 Ribu Per kilogram

51
×

Akibat Kemarau, Harga Cabai Rawit Di Pasar Cilegon Mengalami Kenaikan Rp 55 Ribu Per kilogram

Sebarkan artikel ini

Ditambah adanya fenomena El Nino, harga cabai rawit di pasar merangkak naik. Ditambah lagi, adanya fenomena El Nino, membuat para petani sulit untuk menanam cabai

Triberita.com, Cilegon Banten – Akibat kekeringan panjang, ditambah adanya fenomena El Nino, harga cabai rawit di pasar
merangkak naik. Ditambah lagi, adanya fenomena El Nino, membuat para petani sulit untuk menanam cabai.

Kasubag Tata Usaha UPTD Pasar Baru Kranggot, Siti Rogayah mengatakan, saat ini harga cabai rawit merah terpantau mengalami kenaikan mencapai Rp 55 ribu per kilogram. Sebelumnya, di kisaran harga Rp 40 ribu per kilogram.

“Untuk harga cabai rawit merah rata-rata normalnya Rp 40 ribu. Nah sekarang naik menjadi Rp 55 ribu memang untuk cabai ini naik turun tetapi sekarang terus merangkak naik,”ujar Siti Rohayah, Selasa (15/8/2023).

Selain karena memasuki musim kemarau ekstrem, menurut Rogayah, kenaikan ini juga dipicu oleh kebutuhan cabai merah keriting yang terus meningkat, seperti maraknya makanan pedas yang dijajakan.

“Cabai rawit merah penggemarnya banyak karena jajanan sekarang umumnya memakai cabai tadi, ayam geprek mungkin permintaan lebih banyak akhirnya salah satunya timbul kenaikan dari itu juga,” ujarnya.

Rogayah menambahkan, meskipun harganya mengalami kenaikan, untuk pasokan cabai rawit merah di Pasar Baru Kranggot masih aman.

“Tapi kenaikan saat ini tidak terlalu tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sampai tembus Rp 100 ribu per kilogramnya, namun perlu diwaspadai juga mengingat harga terus merangkak naik,” tambahnya.

Sementara salah satu pedagang di Pasar Baru Kranggot, mengaku adanya kenaikan pada harga cabai rawit merah tersebut, sedikit berdampak berkurangnya jumlah pembeli di lapaknya.

“Jadi sedikit berkurang yang beli, paling beli itu juga ditawar, ya sudah saya kasih aja. Adapun kenaikan ini kita ngikutin harga dari distributor saja,” katanya.

Menurutnya, bila keadaan masih terus kekeringan, ia memperkirakan harga cabai rawit akan terus mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Balita di Cilegon Diduga Jatuh ke Sungai dan Hanyut, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Naiknya harga cabai rawit ini, juga dikeluhkan seorang ibu rumah tangga, Yeni, yang mengatakan harga cabai rawit terlalu mahal.

“Saya belinya sedikit saja, kadang seperempat liter saja, karena harga cabai mahal sekali. Tapi ini sudah mahal, jadi tidak usah dulu makan pakai sambal,” ucap, Yeni.

Facebook Comments
Example 120x600