Scroll untuk baca artikel
Berita

Aksi Kejahatan Begal, Oland PH Sibarani: Polisi Diminta Lakukan Tindakan Tegas

286
×

Aksi Kejahatan Begal, Oland PH Sibarani: Polisi Diminta Lakukan Tindakan Tegas

Sebarkan artikel ini
PWI Jabar
Dewan Kehormatan PWI Jabar, Oland PH SIbarani.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Karawang – Aksi begal sadis kembali terjadi di Kabupaten Karawang hingga menewaskan korbannya. Peristiwa kejahatan jalanan ini terjadi, ketika Polres Karawang sudah tak lagi menerapkan tindakan tegas, seperti tembak mati dan atau tembak kaki terhadap para pelaku begal sadis yang kini mulai beraksi kembali.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang wartawan senior di Karawang yang juga mantan Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Karawang, Oland PH Sibarani, ditemui di ruang kerjanya di Karawang pada Selasa (9/2/2024).

Oland yang kini menjabat sebagai Dewan Kehormatan di PWI Jawa Barat ini juga mengatakan, bahwa para pelaku begal sadis memang jangan diberi kesempatan untuk melancarkan aksinya.

“Saya percaya bahwasannya pihak aparat penegak hukum (APH), khususnya Polres Karawang sendiri, sudah melakukan berbagai upaya dalam menekan angka kriminalitas kejahatan jalanan di Karawang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Oland menegaskan, jika sedikit saja diberikan ruang gerak, maka tak menutup kemungkinan lagi aksi kejahatan jalanan pelaku begal akan semakin sadis dan brutal terhadap para korbannya.

“Penjahat itu kan sudah sama seperti kucing-kucingan dengan Polisi. Jadi ketika ada patroli, maka mereka akan langsung ngumpet (sembunyi), tapi jika patroli yang dilakukan oleh polisi ini sudah lewat, tidak menutup kemungkinan bagi para pelaku begal untuk beraksi menjalankan kejahatannya itu,” terang Oland.

Pria dengan kode berita OPS yang selama puluhan tahun ini malang melintang sebagai seorang wartawan kriminal menuturkan, bahwa tindakan tegas terukur (tembak mati atau tembak kaki) yang dilakukan oleh Kapolres Karawang sebelumnya itu dinilai sangat efektif dalam menekan angka kriminalitas kejahatan jalanan di Karawang.

“Waktu itu seingat saya, sewaktu Kapolres Karawang dijabat AKBP Hendy F. Kurniawan, ada belasan pelaku begal sadis di Karawang yang ditindak tegas terukur dengan ditembak mati. Bahkan ada puluhan pelaku begal sadis lainnya yang mendapat tindakan tegas terukur berupa tembak di kakinya. Alhasil dengan ketegasannya saat itu, dirasa sangat begitu efektif oleh banyak masyarakat luas di berbagai penjuru Kota Karawang ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Update, Dua Begal Tewas Usai Dihakimi Massa di Bekasi, Polisi Amankan Barbuk Sajam

Oland berharap agar aparat Kepolisian di Karawang untuk tidak ragu-ragu lagi dalam melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku kejahatan jalanan, terutama terhadap pelaku begal sadis.

“Kasihan, nyawa korban yang hak hidupnya dirampas di tangan para pelaku begal sadis, dan yang lebih kasihan lagi itu, ya keluarganya korban yang terdampak. Apalagi masyarakat juga akan merasa tidak aman dan nyaman dalam beraktifitas, baik di siang hari maupun di malam hari,” tandasnya.

Seperti diketahui bersama, seorang buruh pabrik otomotif di Karawang, yakni Arif Sriono yang merupakan salah seorang warga di Perum Griya Budiman Asri, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, ditemukan tewas tergeletak di tengah jalan raya dalam kondisi bersimbah darah oleh warga sekitar pada Selasa (9/1/2024) dinihari.

“Iya benar, telah terjadi peristiwa pembegalan di wilayah hukum kami dengan korbannya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat ditemukan korban pertama kali oleh warga yang sedang melintas, kondisi disekujur tubuh korban bersimbah darah diduga akibat luka tusukan dan sayatan senjata tajam pada bagian leher serta badan korban,” kata Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono melalui Kapolsek Klari, Kompol Andrian Nugraha kepada wartawan di Karawang pada Selasa (9/1/2024) siang.

Diduga, tewasnya korban akibat luka sayatan senjata tajam di bagian leher hingga di sekujur tubuh korban bersimbah darah dan korban ditemukan tewas masih dalam mengenakan helm di kepalanya. Saat ditemukan oleh warga, kendaraan sepeda motor milik korban diduga raib dibawa kabur komplotan pelaku begal sadis tersebut.

“Hingga saat ini tim buser dari Unit Reskrim Polsek Klari dibantu oleh tim Sanggabuana Sat Reskrim Polres Karawang, masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa berdarah tersebut. Mohon doanya, semoga pelaku begal sadis ini cepat terungkap dan segera bisa ditangkap oleh kami,” pungkasnya.

Facebook Comments