Triberita.com, Jakarta – Tenaga Ahli Utama Kedeputian VI KSP Ali Mochtar Ngabalin meminta agar masjid kecilkan pengeras suara saat hendak bangunkan sahur, apa yang disampaikan Ali Ngabalin soal masjid diminta kecilkan pengeras suara dinilai sudah cukup beralasan.
Sebab diharapkan ada sikap saling hormat-menghormati, saling menghargai terhadap masyarakat lain yang tak berpuasa.
“Masjid dengan sound system yang begitu keras tetap untuk menghormati dan menghargai saudara-saudara kita yang bukan beragama Islam yang mungkin sedang nyenyak tidur bersama keluarga,” kata dia dalam wawancara live dengan Kompas TV, dikutip Jumat 24 Maret 2023.
Dia juga berharap agar himbauan ini diperhatikan agar tercipta rasa nyaman bagi semua pihak, baik yang menjalankan ibadah puasa dan tidak.
“Masjid dan loudspeaker itu jangan terlalu keras, perhatikan tetangga di sekitar kita.”
Ali Ngabalin tak cuma menyinggung agar masjid-masjid kecilkan pengeras suara saja.
Sebab dia juga meminta masyarakat yang membangunkan saudara kaum muslimin di pinggir-pinggir jalan, di lorong-lorong menggunakan drum, bedug, tifa, dan sebagainya untuk tertib.
“Membangunkan tetap lebih tertib, kemudian kita hargai, kita hormati saudara-saudara kita yang Katolik, Protestan, mungkin Hindu, mungkin Buddha, mungkin Konghucu yang Tentu saja tidak puasa,” kata dia.

















