Triberita.com | Merak Banten – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak, Kota Cilegon, melaporkan sebanyak 44.800 penumpang telah melakukan penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Sumatera pada hari Natal 2024. Data ini diperoleh dari Posko Merak dalam periode 24 jam.
“Jumlah atau total penumpang yang melakukan penyeberangan pada hari H, mencapai 44.800 orang atau mengalami kenaikan 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023,” ungkap GM Rudi Sunarko, Kamis (26/12/2024).
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-7 hingga hari H, tercatat 310.317 orang atau turun 12 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 354.247 orang.
Pada periode 25 Desember 2024 pukul 00.00- 23.59 WIB, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 27 unit kapal.
Tercatat, realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H, mencapai 1.856 unit atau naik 63 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 1.141 unit.
Kendaraan roda empat mencapai 5.260 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.999 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 10.580 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada hari H atau naik 34 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 7.879 unit.
Dilihat dari total kendaraan yang menyeberang sejak H-7 hingga hari H, tercatat sebanyak 73.920 unit. Angka ini menurun sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang mencapai 80.274 unit.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak Rudi Sunarko menjelaskan, untuk total kendaraan yang telah menyeberang, tercatat 73.920 unit atau turun 8 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 80.274 unit.
Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menjelaskan, pengamanan arus penyeberangan.
“Kondisi Pelabuhan Bakauheni saat ini, kami memastikan situasi aman terkendali, meskipun terdapat kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan,” ujar Helmy.
Kapolda juga menyebutkan, strategi seperti delaying system belum diaktifkan, karena kondisi masih kondusif. Namun, pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang dan kendaraan.
Selain pengamanan pelabuhan, perhatian khusus juga diberikan pada objek wisata seperti pantai dan kawasan rekreasi lainnya.
Posko pelayanan dari Basarnas, TNI, dan Polri telah disiapkan untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan.
Helmy juga menekankan, pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan ombak tinggi.
Prediksi cuaca saat ini mengharuskan kami untuk cepat tanggap dan siaga maksimal demi memastikan keselamatan masyarakat,” tambah Helmy.
Kapolda Lampung menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait menjadi kunci sukses pengamanan Nataru.
Dengan dukungan teknologi dan koordinasi melalui pos terpadu, diharapkan pelayanan kepada masyarakat selama masa liburan ini berjalan lancar.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat,” terang Helmy.
Hingga saat ini, situasi di wilayah Polda Lampung, khususnya Pelabuhan Bakauheni, tetap aman dan terkendali. Dengan kesiagaan maksimal, masyarakat diharapkan dapat menjalani libur Nataru dengan tenang dan nyaman.

















