Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Nataru 2024: ASDP Hadirkan Layanan Penalty Refund dan Reschedule Ferizy

271
×

Nataru 2024: ASDP Hadirkan Layanan Penalty Refund dan Reschedule Ferizy

Sebarkan artikel ini
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan kebijakan terbaru terkait 'penalty refund' dan 'reschedule' pada platform tiket online Ferizy. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan lebih dan fleksibilitas bagi pengguna jasa yang melakukan perjalanan ferry. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Merak Banten – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni dan Merak, menghadirkan layanan terbaru terkait Penalty Refund (Pengembalian) dan Reschedule (Perubahan jadwal) pada platform tiket online Ferizy pada libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru).

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan, dalam kebijakan terbaru, penalti pengembalian tiket (refund) yang sebelumnya dikenakan dua kali potongan yakni 25 persen untuk biaya administrasi dan 50 persen dari harga tiket, kini disederhanakan menjadi satu kali potongan sebesar 25 persen dari harga tiket.

“Hal serupa, juga berlaku untuk penalti perubahan jadwal (reschedule), yang sebelumnya dua kali potongan sebesar 25 persen biaya administrasi dan 25 persen harga tiket, kini hanya dikenakan satu kali potongan sebesar 10 persen dari harga tiket,” kata Shelvy Arifin dalam keterangannya, Kamis (26/12/2024).

Menurut Shelvy, hal tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan, dengan menghadirkan kebijakan terbaru terkait penalty refund dan reschedule pada platform tiket online Ferizy.

“Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan lebih dan fleksibilitas bagi pengguna jasa yang melakukan perjalanan ferry,” ujar Shelvy Arifin.

Selain itu, lanjut dia, perubahan kebijakan tersebut juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. ASDP memahami pentingnya fleksibilitas bagi pengguna jasa dalam merencanakan perjalanan.

“Oleh karena itu, mekanisme potongan biaya kini lebih sederhana dan terjangkau, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan yang lebih efisien dan ramah pengguna,” ungkap Shelvy.

Kebijakan tersebut, juga dirancang berdasarkan kajian mendalam serta benchmarking terhadap moda transportasi lain, untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan pelanggan.

“Penyesuaian ini, tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga mendukung pengguna jasa untuk lebih terencana, seperti memesan tiket lebih awal untuk memastikan kelancaran perjalanan,” tambah Shelvy.

Baca Juga :  PHRI Banten : BMKG Kalau Memberikan Statement Harus Pakai Data, Jangan Membuat Kegaduhan dan Keresahan

Pengguna kini dapat mengajukan refund dan reschedule dengan lebih praktis melalui aplikasi Ferizy atau menghubungi Contact Center Hay ASDP 191.

Fleksibilitas ini, juga turut memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan memudahkan masyarakat, terutama saat menghadapi situasi tak terduga.

Selain itu, ASDP terus mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan pembelian tiket melalui Ferizy.

Platform ini, memungkinkan pengguna memesan tiket hingga 60 hari sebelum keberangkatan, sehingga pengguna jasa dapat merencanakan perjalanan lebih matang tanpa harus menghadapi antrean panjang di pelabuhan.

Shelvy menegaskan, pembelian tiket ferry kini hanya dapat dilakukan secara online melalui Ferizy atau mitra resmi ASDP.

Sistem ini memastikan perjalanan yang lebih terorganisir dan efisien, karena ASDP ingin pengguna jasa merasa aman dan nyaman dengan layanan yang mereka tawarkan.

ASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan yang mengutamakan kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan pengguna jasa, sejalan dengan transformasi digital yang telah diterapkan melalui platform Ferizy.

Facebook Comments