Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaNews

Arus Mudik Balik Lancar, Kapolda Banten Ucapkan Terima Kasih Kepada TNI dan Stakeholder

242
×

Arus Mudik Balik Lancar, Kapolda Banten Ucapkan Terima Kasih Kepada TNI dan Stakeholder

Sebarkan artikel ini

Triberita.com, Cilegon Banten – Arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2023 ini, berjalan lancar. Kemacetan parah seperti yang terjadi pada tahun 2022 lalu, tidak terjadi.

Keberhasilan dalam pengamanan arus mudik, membuat Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada TNI.

Selain itu, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah (pemda), stakeholder dan pihak terkait yang telah bersinergi mengamankan arus mudik dan arus balik.

Rudy mengapresiasi kepada petugas di lapangan yang telah berjibaku mengamankan arus mudik dan arus balik. Petugas telah memberikan kinerja yang baik, sehingga mudik tahun ini bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Seluruh personel Polda Banten dan Polres jajaran yang telah all out melaksanakan tugas selama operasi berlangsung, energi dan waktu yang total telah kita persembahkan sebagai pengabdian Polda Banten kepada masyarakat saat menikmati masa libur Idul Fitri 1444 H bersama keluarga,”ujar Kapolda.

Pasca Operasi Maung Ketupat 2023, Polda Banten sambung Rudy, akan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Banten.

“Mengingat masih terdapat pemudik yang belum kembali atau belum selesainya arus mudik, maka Polda Banten akan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” tutur Rudy.

Sementara itu, sebanyak 24 kasus kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polda Banten selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Dari puluhan kasus kecelakaan tersebut, terdapat lima korban tewas.

Karoops Polda Banten, Komisaris Besar Polisi (Kombes) Pol Dedi Suhartono mengatakan, lima kasus korban jiwa tersebut, terungkap berdasarkan hasil evaluasi pengamanan arus mudik dan arus balik dalam Operasi Ketupat Maung 2023.

Baca Juga :  Pusat Toserba Tokma Tambun Bekasi Terbakar, Puluhan Unit Damkar Dikerahkan

“Dari hasil pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2023 telah terjadi 24 kasus laka (kecelakaan-red) lantas dengan korban meninggal sebanyak lima orang,”ujar Dedi, Selasa 2 Mei 2023.

Selain korban jiwa, dalam momen mudik tersebut juga terdapat korban luka berat dan ringan. Jumlahnya sebanyak empat orang untuk luka berat, sedangkan luka ringan ada 46 orang.

“Untuk kerugian materil sebesar Rp 71,3 juta,” kata Dedi.

Dedi menerangkan, jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu kasus kecelakaan yang terjadi mengalami penurunan hingga 20 persen. Begitu juga dengan korban jiwa yang turun 29 persen.”Untuk luka berat turun 33 persen, luka ringan 21 persen. Dan untuk kerugian materil naik 15 persen,” terangnya.

Terkait dengan pelanggaran lalu lintas, terdapat 6.679 penindakan. Jumlah itu naik empat persen dibandingkan tahun 2022.

“Rincian pelanggaran ETLE statis meningkat 12 persen. Sementara untuk teguran meningkat dari 6.375 pada tahun 2022 menjadi 6.618 kasus pada tahun 2023,”ujar Dedi.

Sementara berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terjaid 198 kasus. Untuk rinciannya, 179 kasus konvensional, dan tujuh kasus transnasional.

“Dari kejahatan tersebut, untuk kejadian menonjol sebanyak 99 kasus dengan kasus kejahatan tertinggi, yaitu curat dengan 43 kasus atau sebesar 43 persen dari jumlah kasus kejahatan yang menonjol, dan kasus lainnya adalah curas lima kasus, curanmor empat kasus. Laka lantas 24 kasus, dan Laka kereta api satu kasus, serta penipuan 23 kasus,” katanya.

Facebook Comments