Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBekasi RayaKriminalNarkoba

Berbisnis Sabu Pekerja Instalasi Listrik Diringkus Unit Satresnarkoba Polres Serang

85
×

Berbisnis Sabu Pekerja Instalasi Listrik Diringkus Unit Satresnarkoba Polres Serang

Sebarkan artikel ini

Pekerja instalasi listrik pada perusahaan swasta diringkus personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten

Ilustrasi
Ilustrasi

Triberita.com, Serang Banten – Karena nekat berbisnis narkoba jenis sabu, MF (34), pekerja instalasi listrik pada perusahaan swasta diringkus personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten.

Pria warga Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Serang, ditangkap di rumah kontrakannya di Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Kepala Satresnarkoba Polres Serang AKP Michael K Tandayu menjelaskan, dari tangan tersangka diamankan barang bukti 1 paket sabu seberat 1,16 gram, tas kecil serta handphone.

Adapun penangkapan terhadap pengedar narkoba ini, menurut Tandayu, merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat.

“Masyarakat di lingkungan tempat kontrakan curiga tersangka MF mengedarkan narkoba,” terang, Tandayu, Minggu (13/8/2023).

Berbekal informasi itu, Tim Satresnarkoba dipimpin IPDA Wawan Setiawan, selanjutnya menyelidiki informasi tersebut. Pada sekitar pukul 21.00, rumah kontrakan tersangka digerebeg dan mengamankan MF.

“Tersangka MF langsung diamankan ke mapolres setelah petugas berhasil menemukan satu paket sabu yang disembunyikan dalam tas kecil,” ujar, Tandayu.

Dalam pemeriksaan, lanjut Tandayu, tersangka MF mengakui jika dalam tas kecil tersebut adalah miliknya. Barang haram tersebut dibeli dari BN (DPO), yang mengaku warga Kota Cilegon, seharga Rp 900 ribu.

“Selain untuk diperjualbelikan, tersangka juga mengaku untuk dikonsumsi sendiri. Jadi, selain mendapat keuntungan dari penjualan, tersangka juga dapat menikmati sabu secara gratis,” jelasnya.

Selain itu, tersangka MF mengakui, jika bisnis jualan sabu sudah berjalan 2 bulan. Selain mendapat keuntungan dari berjualan sabu, tersangka juga mengakui turut mengkonsumi dengan alasan untuk menambah stamina kerja.

“Saya pake juga karena untuk menambah stamina kerja. Keuntungan dari menjual sabu, digunakan untuk menambah biaya kebutuhan karena gaji tidak mencukupi,” ucapnya, dengan nada menyesal.

Atas perbuatannya, tersangka MF dijerat Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Baca Juga :  Dilaporkan Merusak Warung Kelontong, Sekelompok Anak Punk Pengamen Ditangkap Polisi Tanara

 

Facebook Comments
Example 120x600