Scroll untuk baca artikel
BeritaBanten RayaNewsPeristiwa

BMKG sebut Aktivitas Siklon Tropis Freddy di Selatan Jawa Picu Hujan Lebat, Angin Kencang serta Gelombang Tinggi

82
×

BMKG sebut Aktivitas Siklon Tropis Freddy di Selatan Jawa Picu Hujan Lebat, Angin Kencang serta Gelombang Tinggi

Sebarkan artikel ini

Triberita.com, Serang Banten – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya aktivitas Siklon Tropis Freddy di selatan Jawa yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi, BMKG, Guswanto mengemukakan, siklon tropis Freddy itu memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

Kondisi tersebut dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan yang cukup signifikan.”Sementara itu angin kencang lebih dari 25 knot berpotensi terjadi di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta,” katanya.

Untuk gelombang lebih tinggi di kisaran 2,5 – 4 meter berpotensi terjadi di Perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur dan Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Bali.

Saat ini, Guswanto menyampaikan Siklon Tropis Freddy terpantau berada di Samudera Hindia selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin maksimum 75 knot dan tekanan udara minimum sebesar 970 mb (milibar) bergerak ke arah Barat.

Berdasarkan prakiraan berbasis dampak yang berlaku tanggal 11 – 13 Februari 2023, potensi dampak hujan lebat dengan status SIAGA perlu diwaspadai di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Barat, yaitu Kecamatan Carita, Labuan, Panimbang, Cikeusik, Pagelaran, Patia, Sukaresmi, Sumur, Cimanggu, Cigeulis, Cibaliung, Sobang, Cikedal, Menes, Cisata, Jiput, Picung, Saketi, Sindangresmi, Munjul, Angsana, Sobang dan Kabupaten Lebak bagian Tengah dan Selatan tepatnya di Kecamatan Cimarga, Leuwidamar, Bojongmanik, Muncang, Maja, Cirinten, Wanasalam, Cibeber, dan Bayah.

Potensi tinggi gelombang 1.25 – 2.50 meter juga berpeluang terjadi di Perairan Selatan Banten, serta tinggi gelombang 2.50 – 4.0 meter dapat berpotensi terjadi di Selat Sunda bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Banten.

Baca Juga :  Kubah Masjid Islamic Centre Koja Jakarta Utara di lalap si jago merah

Masyarakat juga perlu mewaspadai masih terdapatnya potensi hujan sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang dalam 3 hari ke depan di sebagian besar wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang bagian Barat, dan Selatan, Kabupaten Serang bagian Barat dan Utara, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang bagian Utara dan Tengah, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

“Dampak dari kondisi tersebut perlu diwaspadai meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang,” ujar Hartanto selaku Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah II dalam keterangannya, Minggu (12/2/2023).

Hartanto mengimbau masyarakat dan pihak-pihak terkait, untuk tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air atau sungai, menjauhi tanah yang labil atau mudah longsor, melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang sudah mulai rapuh, serta selalu waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi.

“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu mengupdate informasi terkini melalui website https://banten.bmkg.go.id dan media sosial @bmkgwilayah2,” katanya.

Facebook Comments
Example 120x600