Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBencana AlamBeritaPeristiwa

BMKG : Waspada Hujan disertai angin kencang memicu gelombang tinggi

209
×

BMKG : Waspada Hujan disertai angin kencang memicu gelombang tinggi

Sebarkan artikel ini

Bahwa dalam periode sepekan ke depan, terdapat potensi signifikan dinamika atmosfer

foto : internet

Triberita.com – Serang – BMKG mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem selama periode Natal dan Tahun Baru 2023. Peringatan itu berlaku sejak 21 Desember 2022-1 Januari 2023.

Kasi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG Serang, Tarjono menyatakan, BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia, di mana berdasarkan data analisis cuaca terbaru bahwa dalam periode sepekan ke depan, terdapat potensi signifikan dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

“Khususnya selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023,”ujarnya.

Diketahui, sebelumnya hujan disertai angin kencang memicu gelombang tinggi hingga membuat kapal-kapal di Pelabuhan Merak sulit melakukan bongkar muat.

Pihak ASDP mengumumkan, akibat cuaca kurang bersahabat, perjalanan kapal tertunda. Kapal-kapal yang sandar di dermaga eksekutif terpaksa menunda keberangkatan hingga cuaca dinyatakan aman untuk pelayaran.

Bahkan satu unit mobil pribadi pemudik Nataru yang hendak memasuki lambung kapal, tercebur ke laut saat akan masuk ke dalam KMP Shalem di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (23/12/2022) malam.

Peristiwa itu terjadi saat proses muat penumpang KMP Shalem di dermaga dua, pada pukul 22.00 WIB.

Beruntung, dalam insiden tersebut, tiga penumpang dalam kendaraan, yakni sopir dan pasangan suami istri, luput dari maut dan berhasil diselamatkan oleh petugas. Oleh petugas, korban dibawa ke RS Krakatau Medika, Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis.

Bencana angin kencang, juga melanda 2 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang, yaitu di Kecamatan Mandalawangi dan Panimbang.

BPBD Pandeglang mengimbau masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan banjir, longsor dan angin kencang, sebab curah hujan masih terus berlangsung.

Wandi selaku Komandan Regu Pusdalops BPBD-PK Pandeglang, membenarkan perihal terjadinya bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, seperti banjir dan angin kencang di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga :  Wisatawan Hilang di Pantai Ciantir Sawarna Lebak Banten, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

“Betul, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menyebabkan beberapa daerah di Kabupaten Pandeglang dilanda banjir,”ujar Wandi, Selasa (27/12/2022).

Penulis : Daeng Yusvin

Facebook Comments