Triberita.com, Kabupaten Bekasi – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah tinggal dan gudang di Kampung Tegal Danas, RT01/RW02, Desa Egarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Pada Selasa (04/07). Kebakaran dilaporkan terjadi sekira pukul 23.28 WIB.
Siti Nur Afifah (20), pemilik rumah mengatakan, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik (konsleting). Sebanyak dua unit rumah tinggal sekaligus dijadikan bengkel motor dan satu gudang hangus terbakar di lalap si jago merah.
Ia menyebut, kejadian berawal saat Siti tengah tertidur pulas, sebelumnya terdengar suara ledakan dari samping rumahnya. Kepulan asap dan api tiba-tiba menjalar ke samping rumah yang terbuat dari kayu.
“Pas tidur sama ade saya denger suara kenceng kaya ledakan dari gudang samping diduga terjadi korsleting listrik, pas di cek api sudah merembet disamping rumah,” kata, Siti saat ditemui dilokasi Rabu (05/07) dini hari.
Ia menjelaskan, yang memudahkan api cepat menyambar ke seluruh bangunan itu lantaran rumah yang ia tempati terbuat dari kayu, dan satu bengkel motor
“Hampir seluruh bangunan rumah saya terbuat dari kayu jadi mudah terbakar, hampir seluruh hangus terbakar api dari tetangga itu,” jelasnya.
Beruntung saat kejadian, kata dia, tidak ada korban jiwa, kendati itu seluruh barang seisi rumah hangus terbakar berikut kendaraan sepeda motor. Hanya beberapa pakaian yang bisa amankan.
“Barang-barang, semua hangus dan satu motor juga ikut terbakar. Haya pakaian yang bisa dislametin,” ujarnya.
“Pas kejadian didalam rumah ada mamah dan kedua adik saya, langsung nyelametin diri enggak sempet bawa barang-barang, saat ini kondisi mamah masih syok apalagi setelah ditinggal almarhum ayah jadi drop,” ungkapnya.
Sementara itu, Danru Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, A Yana mengetakan, dugaan sementara api dipicu lantaran korsleting listrik dan menyambar ke bahan bangunan yang mudah terbakar.
“Kebakaran diduga korsleting listrik, lalu kemudian nyambar ke bangunan yang mudah terbakar disampingnya dan satu unit sepeda motor hangus,” kata, Yana.
Pihaknya menurunkan puluhan unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi diantaranya enam unit damkar dari Mako Jababeka dan empat mobil dari Mako Delta Mas.
“Alhamdulillah api dapat dikuasai dan dipadamkan, saat ini dalam pendinginan, tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil,” jelasnya.
Pihaknya selalu menghimbau kepada masyarakat, untuk selalu cek kondisi kompor gas tabung dan listrik jika ingin meninggalkan rumah mengingat kebakaran kerap terjadi saat penghuni rumah tidak berada ditempat.
“Buat masyarakat selalu hati-hati jika ingin keluar rumah di cek kondisi listrik di cabut kabelnya dan kompor gas,” tandasnya.

















